Disamping itu juga Ilham menyayangkan tidak adanya upaya pemerintah dalam mengandeng pihak-pihak kampus yang ada dilingkup wilayah Kuningan dalam menyerap gagasan dan ide untuk kemajuan Kuningan.
“Di tengah wabah pandemi seperti ini, saya berharap Pemerintah daerah dapat melakukan upaya singkronisasi dan koordinasi dengan Perguruan Tinggi yang ada di Kuningan sebagai sarana untuk berbagi ide dan gagasan dengan para akademisi dalam pengembangan Kuningan kedepan,” jelas Ilham yang kini sedang fokus menyelesaikan jenjang Magisternya di Universitas Jayabaya Jakarta.
Bahkan ilham menilai masa kepemimpinan Acep-Ridho ini kurang sekali perhatiannya kepada kalangan cendikia dan akademisi dalam penyusunan program kegiatan khususnya dalam penyusunan APBD.
“Perhatian Pemda kepada kalangan akademisi dan cedikia sangat kecil, hal ini dilihat dari penyusunan program kegiatan dalam penyusunan APBD. Padahal jika para akademisi dan cendikia dilibatkan pasti akan berdampak lebih terasa kepada masyarakat. Selain itu juga saya melihat pelibatan Publik secara terbuka dan transparan pun tidak terlihat upayanya,” kata Ilham
Terakhir Ilham berharap dengan adanya pelantikan eselon II yang baru dapat memberikan semangat baru serta inovasi-inovasi baru untuk kemajuan Kuningan.
“Kepada para eselon II yang baru dilantik besar harapan bisa secepatnya beradaptasi dengan mitra SKPD lainnya serta bisa cepat melahirkan inovasi kerja untuk segera keluar dari kesulitan di era pandemic,” kata Ilham. (Ali)











































































































Discussion about this post