KAB.CIREBON, (FC).- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon telah menerjunkan personelnya untuk berpatroli di kawasan wisata religi Makam Sunan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas), Soko Guruning Gemi mengatakan, pihaknya telah menerjunkan sejumlah personelnya untuk berjaga di kawasan wisata religi Makam Sunan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.
Hal tersebut dilakukan, kata Soko sapaan akrabnya adalah bertujuan untuk menjaga keamanan serta kenyamanan bagi peziarah yang hendak berziarah di makam Sunan Gunung Jati. “Kita terjunkan 8 personel untuk berjaga di sana. Kita juga berlakukan shift, yaitu dua shift. Ada yang pagi sampai sore, dan sore sampai malam hari,” kata Soko kepada wartawan, Kamis (2/10).
Masih kata Soko, meski telah dilakukan penjagaan dengan sistem dua shift, pihaknya masih kecolongan dengan peminta-minta maupun penjaga kotak amal yang meminta secara paksa. Bahkan, mirisnya ada linmas desa yang menjaga kotak amal tersebut.
“Kedepan coba akan kita masifkan hingga 24 jam. Pasalnya ada yang datang (peziarah) waktunya dini hari. Jadi, yang selama ini 12 jam akan kita tingkatkan sampai 24 jam berjaga,” kata Soko.
Pasalnya, yang saat ini diberlakukan dua shift kerja saja, ketika ada yang patroli ke depan, yang di belakang peminta-minta langsung melancarkan aksinya. “Jadi kayak kucing-kucingan, anggota kita sama pengemis maupun penjaga kotak amal yang secara memaksa meminta peziarah untuk bersodakoh di kotak yang ia jaga,” katanya.
Selain pihaknya akan mengevaluasi penjagaan di komplek makam Sunan Gunung Jati, pihaknya juga akan memasifkan alternatif-altetnatif lainnya. (Ghofar)











































































































Discussion about this post