KAB.CIREBON, (FC).- RSUD Waled resmi memiliki Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) sebagai langkah strategis meningkatkan akses layanan darah yang cepat, aman, dan sesuai kebutuhan pasien.
Kehadiran UTDRS menandai perubahan signifikan dalam sistem pelayanan darah di RSUD Waled. Jika sebelumnya bergantung pada suplai dari Palang Merah Indonesia, kini rumah sakit mampu memproduksi dan mengelola darah secara mandiri untuk kebutuhan darurat maupun perawatan rutin.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Waled, dr M Luthfi, mengatakan UTDRS merupakan unit pelayanan dengan fungsi lengkap, mulai dari pengolahan hingga distribusi darah.
“Dulu kita hanya menampung darah dari PMI, sekarang dengan adanya unit ini, RSUD Waled sudah bisa memproduksi darah sendiri,” ujarnya, Sabtu (18/4).
UTDRS RSUD Waled menyediakan berbagai layanan utama, seperti pengolahan komponen darah meliputi Packed Red Cells (PRC), trombosit, hingga Fresh Frozen Plasma (FFP). Seluruh darah yang tersedia telah melalui proses uji saring ketat guna memastikan bebas dari infeksi.
Selain itu, unit tersebut juga melayani donor darah sukarela, termasuk melalui layanan mobile unit untuk menjangkau lebih banyak pendonor, terutama di lingkungan internal rumah sakit.
Pemeriksaan golongan darah ABO, Rhesus, serta uji cocok serasi (cross-matching) dilakukan guna menjamin keamanan transfusi pasien.
“UTDRS RSUD Waled beroperasi 24 jam penuh, sehingga kebutuhan darah darurat bisa langsung ditangani tanpa harus menunggu pasokan dari luar daerah,” katanya.
Tak hanya layanan dasar, UTDRS juga menyediakan terapi khusus seperti phlebotomy dan therapeutic plasma exchange yang dibutuhkan dalam penanganan berbagai penyakit, termasuk gangguan darah.
Menurut dr Luthfi, keberadaan UTDRS menjadi solusi atas kendala geografis yang selama ini dihadapi masyarakat Cirebon Timur. Jarak menuju PMI Kabupaten Cirebon yang cukup jauh kerap menjadi hambatan dalam memperoleh layanan darah secara cepat.
“Dengan adanya unit ini, pelayanan darah menjadi lebih dekat dan cepat diakses masyarakat, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi rutin,” jelasnya.
Ke depan, UTDRS RSUD Waled tidak hanya melayani kebutuhan internal rumah sakit, tetapi juga berpotensi mendukung pelayanan darah bagi fasilitas kesehatan lain di wilayah sekitar.
“Intinya, UTDRS ini hadir untuk mendekatkan pelayanan darah kepada masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan darah spesifik pasien dapat terpenuhi secara optimal,” pungkasnya. (Nawawi)








































































































Discussion about this post