KAB.CIREBON, (FC).- Forum Komunikasi Kasatgas Kabupaten Cirebon (FK3C) menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan moril terhadap Kuwu Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Robi Saputra, terkait kasus dugaan perselingkuhan yang menyeret istrinya dengan seorang anggota DPRD Kota Cirebon.
Aksi yang melibatkan sekitar 100 mandor se-Kabupaten Cirebon itu rencananya digelar di Gedung DPRD Kota Cirebon, Selasa (5/5).
Ketua FK3C, Ragil Setiawan, menegaskan kegiatan tersebut bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap nilai moral dan etika pejabat publik.
“Kami tidak dalam posisi menghakimi. Ini bentuk keprihatinan atas dugaan perilaku yang dinilai tidak mencerminkan integritas, apalagi melibatkan pejabat publik,” ujarnya.
Menurutnya, baik kuwu maupun anggota DPRD memiliki peran strategis di tengah masyarakat, sehingga dituntut menjaga sikap dan menjadi teladan.
“Kuwu dan anggota DPRD adalah figur publik. Seharusnya bisa menjaga kehormatan dan memberi contoh yang baik,” katanya.
Ragil menambahkan, aksi tersebut juga merupakan respons atas keresahan yang dirasakan masyarakat, khususnya para perangkat desa. Ia menyebut kuwu sebagai pimpinan di tingkat desa memiliki posisi penting yang turut memengaruhi kondisi psikologis jajaran di bawahnya.
“Kuwu adalah pimpinan kami. Ketika ada persoalan yang menimpa, kami juga merasakan dampaknya,” ungkapnya.
Melalui aksi damai tersebut, FK3C berharap dapat menyampaikan aspirasi sekaligus memberikan dukungan moral kepada Kuwu Kedungjaya. (Johan)










































































































Discussion about this post