KAB.CIREBON, (FC).- Pembangunan koperasi desa di Kabupaten Cirebon terus digenjot sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa. Hingga awal Mei, sekitar 40 titik koperasi telah rampung dari target ratusan lokasi yang direncanakan.
Program tersebut mendapat dukungan dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0620/Kabupaten Cirebon, yang turut membantu percepatan pembangunan fisik di lapangan.
Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Nizar Bachtiar, mengatakan koperasi desa dirancang tidak hanya sebagai tempat penyimpanan hasil produksi, tetapi juga menjadi pusat distribusi dan pemasaran hasil pertanian serta produk UMKM.
“Koperasi ini untuk menyerap hasil pertanian dan UMKM, kemudian didistribusikan agar perputaran ekonomi di desa meningkat,” ujarnya saat meninjau pembangunan koperasi di Desa Ciledug Wetan, Kecamatan Ciledug, Selasa (5/5).
Menurutnya, keberadaan koperasi diharapkan mampu menjawab persoalan klasik yang dihadapi petani, seperti fluktuasi harga gabah dan beras. Dengan sistem koperasi, harga akan lebih terstandar sehingga memberi kepastian bagi petani.
“Harga akan lebih stabil, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Selain menampung hasil pertanian, koperasi juga dilengkapi gerai untuk memasarkan produk UMKM. Produk yang dihasilkan tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga diarahkan menjangkau pasar yang lebih luas.
Ia mengungkapkan, dari target sekitar 200 titik koperasi, pembangunan ditargetkan rampung pada Juli mendatang sesuai arahan pemerintah pusat.
“Saat ini sekitar 40 titik sudah selesai. Targetnya Juli nanti bisa mencapai 200 titik,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, lahan disiapkan oleh pemerintah desa, sementara pembangunan fisik dibantu oleh TNI. Setelah selesai, fasilitas pendukung seperti kendaraan operasional, perlengkapan gerai, hingga sarana distribusi akan dilengkapi oleh pemerintah pusat.
Setelah seluruh sarana dan prasarana terpenuhi, koperasi akan diresmikan secara serentak dan langsung dioperasionalkan. Pengelolaan koperasi akan melibatkan unsur desa hingga kecamatan.
“Setelah lengkap, koperasi akan diresmikan dan langsung berjalan. Pengelola sudah disiapkan di masing-masing desa,” jelasnya.
Program koperasi desa ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. (Nawawi)










































































































Discussion about this post