KAB.CIREBON, (FC).- Kerusakan berat melanda ruas jalan penghubung Desa Suci dan Kalijaga, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Jalur yang menjadi akses utama warga itu kini dipenuhi lubang dan aspal terkelupas, sehingga membahayakan pengguna jalan.
Kondisi semakin rawan saat hujan turun. Genangan air kerap menutup lubang di badan jalan, membuat pengendara kesulitan mengantisipasi kerusakan dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
Tokoh masyarakat Kalijaga, Blok Rangda Kuning, Desa Mundu Pesisir, Iman, mengatakan keluhan warga terus bermunculan. Ia menilai perbaikan jalan tersebut sudah mendesak karena menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat.
“Ini akses utama untuk aktivitas ekonomi dan industri warga. Harus segera diperbaiki,” ujarnya, Selasa (5/5).
Hal senada disampaikan warga Desa Suci, Toto M Sa’id. Ia menegaskan kondisi jalan sudah masuk kategori rusak berat dan membutuhkan penanganan serius, bukan sekadar tambal sulam.
“Jangan hanya janji. Perbaikan ini mendesak dan tidak bisa ditunda,” tegasnya.
Kerusakan jalan tersebut tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga menghambat aktivitas perekonomian. Jalur Suci–Kalijaga diketahui menjadi penghubung utama antar desa di wilayah Kecamatan Mundu.
Warga Setu Patok juga mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon segera turun tangan sebelum kondisi semakin parah dan menimbulkan korban.
“Ini jalur penting bagi warga. Kami minta segera diperbaiki agar tidak terus membahayakan,” ungkap salah seorang warga.
Masyarakat berharap perbaikan jalan Suci–Kalijaga menjadi prioritas pemerintah daerah demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas ekonomi. (Nawawi)










































































































Discussion about this post