“Masyarakat akan mengetahui dan memahami bahaya narkoba kalau kita terus memberi informasi terhadap keluarga, tetangga, teman serta orang terdekat kita,” kata Edi.
Edi mengatakan bahwa mahasiswa sebagai generasi yang kritis terhadap perkembangan bangsa harus peka dan jeli akan pengaruh negatif narkoba. Satu demi satu banyak sudah nyawa hilang mereka sudah salah arah. Kenakalan remaja semakin meningkat itu semua diakibatkan karena kurangnya keharmonisan di dalam keluarga.
“Kurangnya perhatian orang tua terhadap anak, merasa cuek dan acuh tak acuh sehingga anak mencari jati dirinya tanpa arah mencari orang terdekat di luar yang akhirnya mereka menemukan teman dekat yang salah, hingga terjebak dalam pergaulan yang membawa mereka ke jurang kehancuran,” ujar Edi.
Bagi Edi, kehadiran KKN dapat menjadi panutan dan contoh bagi warga desa untuk mewujudkan desa bersinar (bersih narkoba) dalam rangka menyukseskan program Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba.(Bambang)
















































































































Discussion about this post