CIWARINGIN, (FC).- Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon sejak Jumat (6/3) siang hingga malam mengakibatkan lima desa di wilayah tersebut terendam air. Sedikitnya, 1.430 rumah terendam luapan air dari sejumlah sungai.
“Rumah yang terdampak ada 1.430 dengan 3.200 jiwa yang tersebar di Desa Sarabau, Desa Gintung Lor, Desa Gamel, Desa Babakan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra saat meninjau langsung lokasi banjir, Jumat (6/3) malam.
Dikatakannya, desa yang paling parah terdampak banjir adalah Desa Gintung Lor di Kecamatan Ciwaringin, karena hujan turun dari pukul 16;00 WIB dan air mulai masuk ke desa pukul 19.00 WIB dan pukul 20.00 air sudah mulai naik.
“ Titik tertinggi air ada di Blok Ambulu ketinggian air rata-rata 150cm dan di balai desa ini tampak sudah mulai surut kurang lebih 20 cm,” jelas Dadang.
Adapun warga yang ngungsi, sambung Dadang, kurang lebih 292 orang terdiri dari 139 dewasa, 34 balita dan 19 orang lansia. Korban diungsikan di Masjid Al Mujahidin.
“Bantuan yang diberikan hanya kue kering dan air mineral, mudah-mudahan ini tidak sampai pagi karena air sudah mulai surut. Artinya apabila sudah dianggap aman warga sudah bisa kembali ke rumahnya masing-masing,” katanya.
Esok hari, BPBD dan sejumlah intansi lain akan melakukan pembersihan di sejumlah lokasi terdampak banjir.
“Mungkin besok kita melakukan pembersihan khususnya untuk rumah-rumah yang terendam banjir. Kita akan bekerja sama dengan Damkar,” pungkasnya. (Suhanan)











































































































Discussion about this post