Kemudian kami melakukan tes SWAB kepada 150 orang pegawai, hasilnya semua negatif. Kedatangan gelombang ke-2 (tanggal 29-30 Agustus 2020) dilakukan test PCR di Pondok Pesantren Husnul Khotimah terhadap 1.350 santri yang datang.
Hasilnya 7 orang santri dinyatakan positif dan dilakukan isolasi mandiri. Setelah 14 hari dilakukan tes SWAB ulang, Alhamdulillah hasilnya negatif.
Kedatangan gelombang ke-3 (tanggal 12-13 September 2020) dilakukan test PCR di Pondok Pesantren Husnul Khotimah terhadap 1.200 santri yang datang. Hasilnya 3 orang santri positif, dan dilakukan isolasi mandiri. Setelah 14 hari dilakukan tes SWAB ulang, Alhamdulillah hasilnya negatif.
Mulai tanggal 12-24 September 2020, sebagian santri mengalami batuk, flu dan panas. Penanganan dilakukan test SWAB dengan hasil terkonfirmasi positif sejumlah 46 santri, saat ini dalam proses isolasi mandiri.
Adapun langkah-langkah yang telah kami lakukan setelah santri berada di Pondok Pesantren yaitu dengan melakukan dan mendisiplinkan protokol kesehatan 3 M (Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak), juga memisahkan santri yang terindikasi gejala Covid-19 dilakukan karantina dan dengan menambahkan menu makanan/suplemen untuk meningkatkan imunitas.
Kami juga melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah dan tim satgas covid Kabupaten untuk penanganan Covid-19 di Pondok Pesantren Husnul Khotimah.
Untuk itu kepada Bapak/Ibu Wali Santri, Kami mohon agar tetap tenang dan memperbanyak doa, semoga kami dapat melakukan penanganan yang terbaik dalam pencegahan wabah Covid-19 ini. Aamiin”.










































































































Discussion about this post