KUNINGAN, (FC).- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi petugas, Selasa (10/02).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dilaksanakan di lingkungan lapas sebagai langkah deteksi dini risiko penyakit sekaligus menjaga kebugaran aparatur pemasyarakatan.
Skrining kesehatan ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk menekan potensi PTM di kalangan petugas agar tetap mampu menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan secara optimal.
Kegiatan diikuti Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan Sukarno Ali, jajaran pejabat struktural, staf, CPNS, hingga peserta program magang, dengan dukungan tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Lamepayung.
Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, serta identifikasi faktor risiko penyakit tidak menular. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, mengatakan skrining kesehatan menjadi bentuk kepedulian institusi terhadap kondisi fisik petugas yang memiliki beban kerja tinggi.
“Melalui kegiatan skrining ini, kami berharap kondisi kesehatan petugas dapat terpantau sejak dini sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan dan penanganan yang tepat,” ujarnya.
Ia menegaskan, kesehatan petugas merupakan penopang utama kualitas layanan pemasyarakatan.
“Petugas adalah aset utama organisasi. Kalau kondisi kesehatannya terjaga, maka pelaksanaan tugas, pelayanan, dan pengamanan di dalam lapas juga bisa berjalan maksimal,” kata Sukarno Ali.
Menurutnya, kegiatan serupa akan didorong menjadi agenda rutin agar pemantauan kesehatan tidak hanya bersifat insidental.
“Kami ingin skrining seperti ini dilakukan berkelanjutan. Ini bagian dari komitmen membangun lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berorientasi pada kesejahteraan pegawai,” tambahnya.(Angga)










































































































Discussion about this post