KAB. CIREBON, (FC).- Satu lagi pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Cirebon kembali meninggal dunia. Artinya, kasus pasien meninggal dunia diduga terjangit coronavirus disease (Covid-19) baik orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) totalnya menjadi sepuluh orang.
Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni menjelaskan, pasien diketahui memiliki riwayat perjalanan dari daerah Tangerang atau bekerja di daerah Tangerang.
Pulang dari daerah tersebut pasien meninggal dunia mengalami gejala mirip dengan Covid-19 yakni mengalami gejala batuk, demam, sesak dan comorbid pneumonia.
“Pasien yang meninggal dunia itu jenis kelaminnya perempuan, usia 45 tahun. Pertama kali masuk rumah sakit itu pada tanggal 11 April 2020, karena almarhumah datang dari Tangerang tanggal 10 April 2020 dan meninggal pada tanggal 17 April 2020,” kata Enny, saat dimintai keterangan di Kantor Bupati Cirebon, Jumat (17/4).
Dikatakan Enny, pasien sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, pihak rumah sakit sudah mengambil sample darah untuk dilakukan swab, namun belum ada hasil.
“Kita belum mendapatkan hasilnya. Apakah positif atau negatif kita belum tahu, mudah-mudahan negatif. Namun pelaksanaan penguburan jenazah ini tetap melalui sesuai protokol kesehatan atau Covid-19,” ungkapnya.
Enny menambahkan, pihaknya menginginkan semua masyarakat jika ada warga masyarakat Kabupaten Cirebon yang meninggal dunia diduga terjangkit oleh virus corona, maka pihaknya menginginkan jangan ada yang menolaknya.















































































































Discussion about this post