Menurut Bupati Kuningan, Desa Cipasung memiliki potensi dan keramahtamahan masyarakat. Dengan adanya rencana Cipasung sebagai desa wisata, masyarakat Desa Cipasung harus siap ketika desanya dikunjungi berbagai macam golongan masyarakat.
“Wisata bertujuan untuk meningkatkan keuntungan bagi berbagai pihak serta mengembangkan produk lokal, sinergitas harus dilakukan antara berbagai pihak terutama pemerintah desa dan pemerintah daerah,” jelas Bupati.
Kepala Desa Cipasung, Nanang Nuryadin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada STP TRISAKTI yang telah melakukan mediasi kelompok tani Kopi Cipasung dengan tim CSR Â IFG (Indonesia Financial Group) bersama Jasindo, Jasa Raharja.
Kemudian Jamkrindo, dan Askrindo, Bupati Kuningan, Disporapar, Bapeda, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Â Dinas Hutbun, Lembaga desa, Â Kompepar, Â Koptan Kopi, Â dan seluruh warga masyarakat cipasung.
Kades berharap semua pihak lebih sinergi, kompak, profesional dalam pengelolan kopi Cipasung yang bisa menunjang dan mengangkat desa wisata Cipasung.
“Dukungan bapak Bupati dan semua SKPD terkait bisa lebih realistis dalam mewujudkan visi misi Kuningan, mendorong 25 desa wisata yang salah satunya Desa Cipasung,bisa jadi motivasi untuk desa-desa di wilayah Kecamatan Darma,” jelas Nanang Nuryadin.
Berdasarkan survey yang telah dilakukan, petani Desa Cipasung memang membutuhkan peralatan kopi. Menurut perwakilan dari IFG, mereka akan memberkenan memberikan bantuan kepada para petani di Desa Cipasung.
Ia berharap, semoga dengan adanya bantuan yang diberikan oleh IFG, masyarakat Desa Cipasung khususnya para petani kopi dapat berkembang dalam memproduksi kopi, agar masyarakat Desa Cipasung dapat bekerjasama dan memanfaatkan bantuan dengan sebaik mungkin. Di akhir acara tersebut, IFG membagikan masker kepada masyarakat setempat dengan jumlah 1500 masker. (Bambang)















































































































Discussion about this post