KUNINGAN, (FC).- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kuningan melakukan inpeksi mendadak (Sidak) Program Kuningan Caang. Dan sidak dilakukan di Gudang Penyimpanan PJU di Panawuan Cilimus,Kamis (21/9) siang.
Kedatangan jajaran Komisi III DPRD Kuningan dipimpin oleh H Dede Ismail, bersama anggota Komisi III lainnya yaitu H. Nunung Sanhuri, Hj. Odah, Sri Laelasari, dan Apang Sujaman. Tampak hadir Kadishub Kuningan H. M. Mutofid, dan PPK Program Kuningan Caang, serta pihak penyedia sekaligus penanggungjawab Program Kuningan Caang.
Deis sapaan akrab Dede Ismail mengaku kedatangannya merupakan wujud pengawasan di Komisi III dijalankan. Dan dirapat terbatas tadi menjelaskan tengang waktu dan kesepakatan bersama selesai tanggal 6 Desember 2023 dan bisa diperpanjang lewat adendum maksimal 30 Desember mendatang.
“Kami berharap apa yang dijelaskan tadi bawasannya dari 7314 selesai sesuai target,” ujar Deis.
Kemudian kemarin beredar kabar bahwa produk dari China, dan setelah kita turun ternyata setelah lihat bersama adalah merk produk dalam negeri, sehingga menjawab simpangsiur tersebut, ga mungkin kalau mereka bohong, jadi kabar beredar itu Hoax,” ungkap Deis.
Pengawasan kami bukan hanya ini, tapi, lanjut Deis, pihaknya akan menghitung untuk kerangka APBD 2024 salah satunya masalah abonemen PJU yang ditarif PLN selama ini banyak yang mati tetap dibayar.
“Ini akan kita hitung dan bisa menghemat hingga 7 miliar, nanti kita jadwalkan dari PLN, dari Dishub untuk menanyakan titik koordinasi yang dibayar abonemen dimana dan akan diselaraskan, dalam waktu dekat akan kita panggil pihak – pihak terkait,” kata Deis.
Sementara itu, Kadishub Kuningan H.M. Mutofid mengaku optimis Program Kuningan Caang sesuai target. Dan satu lagi pembayaran akan dilakukan ke pihak ketika ketika sudah menyala.
“Jadi nanti dihitung yang menyala berapa itu yang akan dibayarkan,” ujar Mutofid.
Selain itu, Mutofid juga meminta kepada masyarakat untuk melakukan terus pengawasan terhadap Program Kuningan Caang ini. (Ali)











































































































Discussion about this post