KOTA CIREBON (FC).- Raut haru tak bisa disembunyikan dari wajah Lestari (25). Mahasiswi Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon itu nyaris tak percaya ketika menerima kabar bahwa sepeda motor Honda Scoopy miliknya, yang sempat raib dicuri, kini kembali utuh dan aman.
Motor yang selama ini setia menemaninya berangkat kuliah, pulang sore, hingga aktivitas sehari-hari, akhirnya kembali ke pangkuannya setelah Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Cirebon Kota berhasil menangkap pelaku pencurian.
“Alhamdulillah… terima kasih pak polisi,” ucap Lestari lirih, matanya berkaca-kaca, saat secara simbolis menerima kunci motornya di Mapolres Cirebon Kota, Kamis sore (29/1/2026).
Sempat ada rasa putus asa dan tak percaya, Lestari mengaku sudah mengikhlaskan kehilangan motornya. Namun takdir berkata lain. Polisi memastikan motor tersebut ditemukan dan pelakunya telah diamankan.
Pengembalian sepeda motor ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Cirebon Kota dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Tak hanya satu, dua unit sepeda motor hasil kejahatan berhasil dikembalikan kepada para pemiliknya.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, didampingi Kasat Reskrim AKP Adam Gana, Kasi Humas AKP M Aris Hermanto, serta Kanit Resmob Iptu Deny Arisandy.
Selain Lestari, korban lainnya adalah Ahmad (23), warga Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, yang berprofesi sebagai office boy. Motor Honda Beat miliknya sempat dicuri dari halaman rumah, namun kini kembali ke tangannya.
Bagi Lestari, peristiwa pencurian itu menjadi pengalaman paling menegangkan selama hidupnya. Ia masih ingat betul malam saat motornya hilang.
“Saya pulang dari kampus sekitar jam lima sore, parkir motor di depan kosan dalam keadaan terkunci stang. Saya tidur, lalu sekitar jam sepuluh malam teman kos bilang motor saya sudah tidak ada,” tuturnya.
Saat hendak melapor, kabar mengejutkan datang. Polisi menyampaikan bahwa motor miliknya sudah ditemukan dan pelaku berhasil ditangkap.
“Rasanya campur aduk, antara kaget, senang, dan terharu. Saya benar-benar berterima kasih kepada Tim Resmob Polres Cirebon Kota yang bergerak cepat,” ucap Lestari.
Hal senada disampaikan Ahmad. Ia mengaku sangat bersyukur dan mengapresiasi kinerja kepolisian yang tak hanya menangkap pelaku, tetapi juga mengembalikan hak korban.
“Saya tidak menyangka motor saya bisa kembali. Terima kasih untuk polisi, ini sangat berarti buat saya,” kata Ahmad singkat, penuh rasa syukur.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat.
“Pengembalian kendaraan ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan rasa aman dan kepastian hukum kepada masyarakat. Kami akan terus menindak tegas pelaku curanmor,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, menggunakan kunci ganda, serta segera melapor jika menjadi korban tindak kejahatan.
Dengan pengungkapan kasus ini, Polres Cirebon Kota memastikan upaya pemberantasan kejahatan jalanan akan terus digencarkan demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (Agus)











































































































Discussion about this post