Uman menjelaskan, dari 1.046 Kepala Keluarga di Desa Mekarsari, terdapat 543 KK yang terdampak Covid 19, dan belum mendapatkan bantuan dari program manapun dan dinyatakan layak untuk mendapatkan BLT DD.
“Dalam musdes tadi sudah disampaikan kepada peserta musyawarah yang kebanyakan adalah calon penerima BLT, ada batas maksimal dalam penganggaran BLT DD, dan jumlah besarannya juga sudah ditetapkan yaitu sebesar Rp600 ribu per KK setiap bulannya. Dengan ketentuan itu, maka tidak bisa menutupi seluruh KK yang 543 tadi, dan Alhamdulillah, yang hadir menyepakati untuk memberikan juga kepada yang lainnya,” jelasnya.
Dari sejumlah 543 KK tersebut, ia menyebutkan ada sebanyak 334 KK yang terdata sebagai penerima bantuan Gubernur.
“Sampai saat ini belum ada kejelasan dari bantuan Gubernur, akan direalisasikan atau tidaknya. Kalau tidak, maka dimasukkan untuk penerima BLT DD. Jadi setiap KK akan mendapatkan Rp190 ribu setiap bulannya. Apabila direalisasikan dalam bantuan Gubernur, maka hanya sisanya, yaitu 209 KK. Jadi setiap KK akan mendapatkan Rp510 ribu setiap bulannya selama tiga bulan,” ujarnya.
Uman berharap, dengan adanya bantuan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, mampu memberikan dampak yang positif kepada warga, dan mampu membantu warga untuk bisa bertahan dan memutus rantai penyebaran Covid 19.
“Kami menginginkan pandemi ini bisa berakhir, dan kemabali terkendali dan aman, tidak ada lagi yang terpapar di negeri ini, secepatnya bisa melakukan aktifitas seperti sebelum adanya wabah ini,” pungkasnya. (Harun)


















































































































Discussion about this post