KOTA CIREBON, (FC).- Pelaku usaha pusat perbelanjaan atau mall sedikit bernafas lega. Pasalnya aspirasi dan keluhan mereka terkait penutupan usaha karena pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PSBB, didengar oleh Pemerintah Kota Cirebon.
Betapa tidak, lebih dari sebulan tidak ada pemasukan baik dari tenant maupun pengunjung yang berbelanja, sehingga pendapatan turun drastis.
Corporate Secretary Grage Group, Ratu Sukmayani menyambut positif relaksasi ini. Menurutnya walikota dapat memahami permasalahan dunia usaha, tapi dengan tepat bisa memberikan solusi terbaik dengan kebijakan relaksasi ditengah pemberlakuan PSBB yang diperpanjang.
“Terimakasih kepada Pemkot Cirebon. Namun kita belum memutuskan kapan akan membuka lagi mall. Karena kami harus melakukan sosialisasi kepada tenant-tenant yang ada mengenai aturan yang telah ditetapkan,” jelas Yani, sapaan akrab Ratu Sukmayani kepada FC, Senin (18/5).
Yani, demikian sapaan akrabnya, mengartikan relaksasi ini sebuah amanah yang harus dijalankan secara bertanggungjawab. Baik oleh pihaknya sebagai pengelola mall, ratusan tenant yang berjualan serta pengunjung yang pastinya akan membludak jelang lebaran ini.
Secara singkat Yani membeberkan rencana pembatasan pengunjung. Akan diberlakukan mulai kendaraan baik motor maupun mobil masuk kedalam area parkir.
Hal yang sama diterapkan pada pintu masuk dan keluar mall, pengunjung akan dihitung dan dibatasi. Sejumlah pengunjung yang keluar, sejumlah itu pula yang diperbolehkan masuk.
“Kita akan hitung idealnya berapa jumlah pengunjung di mall yang sesuai dengan aturan physical distancing. Kita akan buat aturan dengan tetap menjaga kenyamanan pengunjung,” ucapnya mengakhiri. (Gus)


















































































































Discussion about this post