INDRAMAYU, (FC).- Banjir yang melanda di Kabupaten Indramayu tidak saja merendam pemukiman warga, melainkan mengakibatkan ruas Jalur Pantura Kabupaten Indramayu lumpuh.
Ketinggian genangan air banjir di jalur pantura arah Cirebon menuju Jakarta tersebut mencapai sekitar 30 sampai 50 sentimeter.
Seperti terpantau di Jalur Pantura Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, Senin (8/2), telah terjadi antrean kendaraan sepanjang 3 kilometer yang diakibatkan genangan air di ruas jalur Pantura.
Kondisi tersebut membuat pihak kepolisian setempat memberlakukan sistem satu arah untuk mengatasi penumpukan kendaraan.
Menurut salah satu pengguna kendaraan, Dedy Musashi, telah terjadi antrean panjang di Jalur Pantura Indramayu akibat adanya genangan air yang mencapai tiga kilometer.
Baca juga: 21 Kecamatan Terendam, Pemkab Indramayu Tetapkan Tanggap Darurat Banjir
“Kalau di Kecamatan Kertasmaya antrean kendaraan nya tidak terlalu parah dan yang parah di Kecamatan Losarang,” ungkapnya
Karena dampak genangan banjir ini, salah satu satu lajur jalan dari arah Jakarta menuju Cirebon digunakan untuk kendaraan dari arah sebaliknya. Namun, laju kendaraan masih lambat.
“Kecepatan kendaraan hanya sekitar lima kilometer per jam,” kata Dedy.
Dikatakan Dedi, selain terjadi kemacetan akibat genangan air, kondisi jalur Pantura di Kabupaten Indramayu juga di perparah dengan banyak jalan yang berlubang sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.
Baca juga: Diguyur Hujan Terus Menerus, Desa Bodas Kebanjiran
“Untuk warga yang melintasi jalur Pantura Indramayu diharapkan agar berhati-hati, ” ungkapnya
Menurut Koordinator Lapangan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Waminudin, banjir tidak hanya terjadi di jalur pantura.
Ia mengatakan, banjir juga menggenangi sejumlah titik permukiman warga di sekitar jalur pantura Losarang sejak Ahad (7/2) malam.
Lantaran banjir, sejumlah warga dilaporkan terpaksa mengungsi sementara. “Banyak warga yang sudah mengungsi sejak semalam,” kata Waminudin. (Agus)


















































































































Discussion about this post