MAJALENGKA, (FC).- Sepanjang 2019 jumlah wisatawan yang datang berwisata ke Kabupaten Majalengka mengalami peningkatan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, Rabu (22/1).
“Kalau kemarin (2019) 720.000 orang kunjungan wisatawan sedangkan sebelumnya di tahun 2018 hanya 580.000 orang,” ujar Gatot.
Dirinya juga menjelaskan, bahwa dalam upaya peningkatan pengunjung di 2020 ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Majalengka tengah fokus meningkatkan kualitas infrastruktur. Sebab, diakuinya, salah satu faktor penghambat wisatawan untuk datang ke lokasi wisata, yakni akses yang belum memadai.
“Jadi untuk akses alhamdulillah pada tahun 2019 sampai tahun ini kita fokus kepada pelebaran jalan dan juga peningkatan jalan yang menuju ke obyek wisata,” ucapnya.
Selain itu, Gatot juga menyampaikan, untuk mengenalkan potensi alam dan destinasi wisata di Kabupaten Majalengka, pihaknya akan lebih fokus pada pembenahan destinasi dan penguatan di pemasaran pariwisata.
Salah satunya, menampilkan gambar-gambar destinasi wisata di kantor-kantor dinas maupun di fasilitas publik seperti Bandara.
“Di antaranya, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang industri pariwisata, dan untuk destinasinya ini kita fokus di Argapura seperti destinasi wisata Panyaweuyan, Sayangkaak, Pendakian Gunung Ciremai dan juga Curug Muara Jaya,” tuturnya.
Disamping objek wisata yang tadi, pihaknya juga sedang membangun akses jalan menuju lokasi objek wisata di wilayah Kecamatan Sundangwangi. Seperti Desa Wisata Bantaragung dengan Curug Cipeteuy dan Ciboer. Tahun ini pemerintah sedang membuka Jalur Timur Lingkar Majalengka (Jatilima), tujuannya agar wisatawan dengan mudah mencapai objek wisata ke wilayah tersebut. Dengan berbagai upaya pemerintah membuka akses jalan, sehingga berharap jumlah wisatawan tahun ini lebih meningkat dibanding tahun lalu. (munadi)









































































































Discussion about this post