KAB.CIREBON, (FC).- Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten Cirebon seiring masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 dan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar aksi bersih-bersih sampah, Jumat (10/4).
Wakil Bupati Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman, mengatakan penanganan sampah menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah yang memerlukan keterlibatan semua pihak.
“Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak sekadar seremonial, melainkan upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Menurutnya, jumlah penduduk yang besar berdampak pada tingginya produksi sampah di Kabupaten Cirebon.
“Ini menjadi tantangan besar karena volume sampah yang dihasilkan juga tinggi, sehingga perlu kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan,” katanya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, menambahkan peringatan HPSN diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, termasuk melakukan pemilahan antara sampah organik dan anorganik.
“Sampah plastik membutuhkan waktu puluhan tahun untuk terurai, sehingga perlu kesadaran masyarakat untuk memilah sejak dari rumah,” ujarnya.
Ia juga menyebut pemerintah daerah tengah menjajaki kerja sama dengan investor untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih optimal.
“Sudah ada beberapa investor yang datang, namun belum ada yang benar-benar serius dalam penanganan sampah di Kabupaten Cirebon,” katanya.
Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber melalui pemilahan sejak dari rumah.
“Sampah organik bisa dimanfaatkan menjadi pupuk, sedangkan anorganik memiliki nilai ekonomi. Dengan begitu, pemerintah hanya menangani residunya,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon diharapkan dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan. (Ghofar)















































































































Discussion about this post