MAJALENGKA, (FC).- Himbauan pemerintah agar menghindari kerumunan masa (Social Distancing) dan jaga jarak (Physical Distancing) yang disampaikan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid 19 belum sepenuhnya dipatuhi. Sebagaian masyarakat menganggap himbauan tersebut hanya sebuah angin lalu saja.
Seperti nampak yang terjadi di pasar ternak domba yang ada di Blok Danaraja Desa Bantarwaru, Kecamatan Ligung. Berkali-kali maklumat Kapolri disampaikan agar mengindari kerumunan masa demi mencegah pandemik Covid 19, namun Maklumat ini tetap tidak digubris oleh kebanyakan para palen domba yang ada di pasar tersebut.
Padahal maklumat Kapolri sudah disebar dan diumumkan lewat tim gugus penanganan penyebaran Covid 19, atau untuk tingkat desa sudah disampaikan lewat relawan desa. Namun faktanya sebagian masyarakat belum menyadari akan bahaya penyebaran virus corona yang mematikan ini.
Camat Ligung H.Maman Komarudin mengaku sudah menyampaikan himbauan atau maklumat Kapolri agar masyarakat menghindari kerumunan dengan masa yang berjumblah banyak, baik melalui tim relawan kecamatan, desa dan relawan relawan yang lainnya. Namun harus diakui sebagian masyarakat belum mematuhi himbauan tersebut.
“Pemcam Ligung dan unsur Muspika yang lainnya terus bekerja tanpa mengenal waktu menyampailan maklumat Kapolri agar masyarakat selalu jaga jarak (Physical Distancing) dan hindari kerumunan masa (Sosial Distancing). Namun himbauan jni belum semuanya di patuhi masyarakat,” Ujarnya, Rabu (8/4).












































































































Discussion about this post