Sedangkan, Almatha’na selaku Ketua, mengungkapkan, memang kami sedikit telat menerima informasi terkait program ini dan setelah mendengar kami langsung membentuk Tim beserta satu orang dosen pembimbing.
“Kami pun sebanyak 15 anggota termasuk Dosen Pendamping (Pak Rio Priantama) berusaha semaksimal mungkin untuk berjuang PHP2D ini. Bersama-sama kami pun menghadapi ini dan ada beberapa kendala teknis pula pada saat pengiriman proposal yang membuat kami panik dan sangat berkesan. Dan tak disangka dari hasil kerja keras dan penantian kami dan tentunya doa kami semua, se-ganyangka itu kita dari Tim Uniku (Hima TI) dapat tembus dari sebanyak 1.100 lebih proposal kami menjadi 253 proposal yang dilirik oleh pihak penyelenggara PHP2D. Masih gak nyangka aja sampe sekarang,” ungkapnya.
Dirinya beserta teman-temannya, berharap, semoga aja dengan adanya PHP2D ini, apalagi ini adalah perdana bagi kami, dapat menjadi pacuan awal untuk Uniku lebih jaya lagi kedepannya. Yang menjadikan kampus kita besar itu siapa lagi, jika bukan karena mahasiswanya itu sendiri.
“Terlebih mengingat kita berada di zaman yang memang teknologi semakin pesat dan harapannya jika ini berhasil dan terlaksana dengan baik dapat menjadi contoh untuk yang lainnya,” pungkasnya. (Bambang)













































































































Discussion about this post