KOTA CIREBON, (FC).- Dalam rangka penyamaan persepsi, Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia, mengikuti kegiatan Sosialisasi Jalur Seleksi Prestasi Akademik Ujian Masuk (SPAN-UM) PTKIN di Samarinda, Kalimantan Selatan, 2 – 4 Februari 2023.
Hayatul Islam (Koordinator Humas UIN Raden Intan Lampung), yang juga terpilih menjadi Ketua Forum Humas PTKIN mengatakan, kesiapan dirinya dalam menjalankan tugas sebagai Ketua Forum Humas PTKIN.
“Tetapi tentunya saya tidak bisa sendiri, jadi tetap harus dibantu oleh teman-teman, Humas PTKIN yang luar biasa, saya yakin jika kita semua bisa bersinergi maka Forum Humas ini bisa berjalan dengan baik,” jelasnya, Jumat (3/2).
Hayatul Islam membeberkan, Humas PTKIN ini terdiri dari 58 PTKIN se-Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Jadi program yang akan kami lakukan adalah bisa mensinergikan seluruh potensi kehumasan yang ada di Indonesia.
Kemudian melakukan orkestrasi isu-isu, mengawal isu-isu kaitan dengan keagamaan dan lain sebagainya. Untuk itu, pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan memetakan seluruh potensi yang ada di PTKIN Indonesia.
“Tentu saja kekuatan kami ini tidak merata, ada PTKIN yang sudah maju, sedang-sedang saja dan lainnya. Oleh karena itu, pemetaan ini sangat penting,” tuturnya.
Target yang terdekat, bagaimana mensukseskan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru dari jalur SPAN UMPTKIN. Bagaimana pemberitaan dan publikasi bisa berjalan dengan masif, agar masyarakat bisa menerima informasinya dengan baik dan benar.
Forum Humas ini diibaratkan sebagai sebuah mall yang besar, dan Humas PTKIN ini adalah toko-tokonya. Jadi tugas Forum Humas adalah bagaimana membranding toko-toko ini sehingga masyarakat tertarik dan melihat melihat yang ada di dalamnya.
“Kami terus berupaya melakukan peningkatan kualitas dan mutu Humas PTKIN yang ada di seluruh Indonesia. Dengan melalui teknis upgrading, bimtek dan lainnya. Sehingga bisa menampilkan wajah Humas PTKIN sesuai dengan keunggulan masing-masing.
“Kami tegaskan, tidak ada persaingan antar PTKIN, musuh kita adalah memerangi kebodohan,” tegasnya.
Hayatul mengingatkan, tantangan Humas PTKIN di daerah di era globalisasi ini. Karena itu, Humas harus mengikuti perkembangan teknologi dan bisa menguasai serta memanfaatkannya.
“Yang tidak kalah penting adalah, humas harus juga bersinergi dengan media massa. Bagaimana humas memblasting informasi yang ada di kampusnya,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Kepala Biro Humas Data dan Informasi (HDI) Kementerian Agama RI, Ahmad Fauzin, mengapresiasi kehadiran forum humas ini.
“Kami berharap Forum Humas PTKIN ini bisa menjadi motor peningkatan kualitas informasi yang ada di PTKIN,” tandasnya. (Agus)










































































































Discussion about this post