INDRAMAYU, (FC).- Salah satu bakal calon (Balon) Bupati Indramayu yang berpotensial akan didukung partai Golkar, Daniel Muttaqien Syafiudin (DMS) berpotensi terkena isu negatif.
Kondisi ini meski berdasarkan hasil survei popularitas dan elektabilitas unggul dibanding figur kandidat Balon Bupati Indramayu yang akan maju dalam Pilkada.
“Nama Daniel dari beberapa simulasi dalam posisi unggul dibanding calon lain, namun Daniel ini punya potensi dipersepsi negatif oleh publik,” ungkap Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Network, Denny JA, Toto Izul Fatah beberapa hari lalu.
Dikatakan Toto, jika hal ini menguat dan masif di masyarakat Indramayu itu sangat berpotensi merontokkan personal figurnya.
“Biasanya isu negatif ini punya pengaruh yang sangat tinggi dan dari data survei terpotret sangat jelas 70 persen publik mengaku akan terpengaruh isu-isu negatif tersebut, apalagi Daniel masih memiliki tingkat pengenalan belum tembus 70 persen ke atas,” ungkapnya
Menurut Toto, Daniel sebagai calon dengan elektabilitas tertinggi, baru mengantongi pemilih militan sekitar 7,3 persen dan biasanya calon yang aman melenggang untuk menang itu strong supporter nya harus 25 persen ke atas.
Kondisi ini, lanjut Toto menunjukan masih terbukanya kemungkinan para calon lain bisa mengalahkan Daniel, mengingat jumlah pemilih mengambang dan tidak bertuan 70 persen, ditambah lagi dengan elektabilitas pada strong supporter (pemilih militan) rata rata calon yang masih di bawah 10 persen
“Yang harus diwaspadai Daniel, jika terjadi aliansi dukungan mayoritas parpol yang sepakat mengusung pasangan calon dengan isu perubahan, apalagi, Daniel dipersepsi sebagai figur yang mempresentasikan dinasti dan incumbent karena sosok ayahnya dan ibunya,” ujarnya
Apalagi, lanjut Toto, jika kader potensial Golkar yang maju diusung koalisi parpol dengan isu perubahan untuk melawan Daniel misalnya Taufik Hidayat, Ami Anggraeni dan Saefudin.
“Mereka ini berpotensi memecah pemilih Golkar dan juga bisa mengerangi suara Daniel,” pungkasnya. (Agus)














































































































Discussion about this post