KOTA CIREBON, (FC).- Pemilihan Jaka Rara Kota Cirebon yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Priwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, memasuki tahap seleksi. Tahapan ini akan menjaring 11 pasangan Jaka Rara yang akan tampil pada Grand Final pada Tanggal 2 Juli 2022 mendatang.
Kepada FC Senin (20/6), Ketua Paguyuban Jaka Rara Kota Cirebon, Anwar Fauzi mengatakan, terdapat beberapa kegiatan yang digelar Disbudpar kepada finalis Jaka Rara 2022.
Yang paling penting salah satunya adalah kegiatan Unjuk Kabisa Jaka Rara 2022. Unjuk Kabisa bertujuan untuk mencari duta parisiwisata yang memiliki bakat dan kecintaan terhadap budaya Cirebon.
Pihaknya masih terus mempersiapkan beberapa kegiatan menjelang grand final yang akan dilaksanakan pada 2 Juli mendatang, salah satunya pembekalan materi tentang kebudayaan.
“Kami masih terus mempersiapkan. Kami ingin tahun ini semaksimal mungkin setelah pandemi. Masih banyak rangkaian kegiatan kedepannya. Peserta nanti akan masuk ke pra karantina, kemudian akan diberikan pembekalan seperti materi tentang kebudayaan, pariwisata, bahasa, dan lainnya,” katanya.
Selain itu, pihaknya kan melaksanakan City Tour dan beberapa rangkaian kegiatan lainnya seperti karantina pada 1 Juli mendatang di Hotel Luxton Kota Cirebon.
“Kami juga akan soan ke pimpinan, ada City Tour dan setelah itu akan ada persiapan seperti karantina pada 1 Juli mendatang,” jelasnya.
Kini, Disbudpar sudah mulai menyaring 11 pasangan atau 22 peserta dari 68 peserta terdaftar dalam even tersebut. Nantinya, mereka akan maju ke babak grand final seperti seleksi wawancara hingga fisik serta kesiapan menjadi Jaka Rara Kota Cirebon 2022. (Agus)












































































































Discussion about this post