INDRAMAYU, (FC).- Polres Indramayu menggandeng tokoh agama hingga tokoh masyarakat untuk menertibkan penyapu uang koin di Jembatan Sewo, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengatakan, langkah tersebut untuk mencegah potensi kemacetan di Jembatan Sewo pada momen arus mudik Lebaran.
Menurut dia, keberadaan penyapu uang koin itu kerap memicu kemacetan lalu lintas, dan membahayakan bagi pemudik yang melintasi jembatan yang berada di perbatasan Subang – Indramayu tersebut.
“Kami mengajak tokoh masyarakat dan tokoh agama agar aktivitas pencari koin tersebut bisa diminimalisir, bahkan ditiadakan demi keselamatan bersama,” ujar Mochamad Fajar Gemilang saat ditemui usai Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan/Kabupaten Indramayu. Minggu (8/3/2026)
Ia mengatakan, Polres Indramayu bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu telah menyosialisasikan secara intensif kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat mengenai hal tersebut sejak jauh-jauh hari.
Pihaknya berkomitmen untuk mengedepankan langkah-langkah persuasif dalam meminimalisir gangguan arus lalu lintas yang kerap terjadi di Jembatan Sewo akibat aktivitas penyapu uang koin.
Pasalnya, ia meyakini, keterlibatan tokoh lokal dan tokoh agama menjadi cara yang paling efektif untuk mengingatkan penyapu uang koin agar tidak berkerumun di badan jalan saat volume kendaraan meningkat.
“Penertiban aktivitas penyapu koin di Jembatan Sewo ini merupakan bagian dari misi besar Polri dalam menghadirkan arus mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bagi para pemudik,” kata Mochamad Fajar Gemilang.
Fajar menyampaikan, keberadaan penyapu koin di Jembatan Sewo seperti menjadi tradisi turun-temurun, tetapi kepolisian menilai aspek keselamatan jiwa tetap harus diutamakan.
Karenanya, petugas pun disiagakan di Jembatan Sewo untuk memastikan tidak ada warga yang menghalangi kendaraan, khususnya saat malam hari yang lebih berisiko menimbulkan kecelakaan akibat terbatasnya jarak pandang.
“Kami juga mengimbau para pemudik yang melintasi Jembatan Sewo tidak melempar uang koin ke jalan untuk meminimalisir aktivitas para penyapu koin,” pungkasnya. (Agus Sugianto)












































































































Discussion about this post