Kedua persoalan tersebut membuat FKKC Kecamatan Gebang mendatangi Kantor Dinsos Provinsi Jabar untuk mengetahui langsung apa yang menjadi persoalan para kuwu di Kecamatan Gebang.
Bahkan hal serupa juga dialami hampir seluruh kuwu di Kabupaten Cirebon.
“Kami mewakili teman-teman kuwu berharap agar pada penyaluran tahap 3 nanti data yang hilang di tahap dua bisa dimasukkan lagi, syukur-syukur bisa ada tambahan penerima,” harapnya.
Sementara Kasi Penanganan Fakir Miskin Dinsos Provinsi Jabar yang menerima perwakilannpara kuwu, Dede Lucky kepada FC memaparkan, secara umum proses penyaluran Banprov tahap kedua telah melalui proses penyaringan untuk menghindari duplikasi atau double bantuan dengan bansos lainnya.
Beberapa permasalahan terkait berkurangnya data penerima banprov di tahap 2 sebagaimana disampaikan para kuwu adalah banyak input NIK yang salah ketik, atau kurang angka, sehingga ketika dimasukan ke sistem tidak valid.
Kemudian persoalan kedua, yaitu banyaknya data penerima yang double data, atau mereka telah terdaftar sebagai penerima bantuan lainnya.

















































































































Discussion about this post