Apalagi Perum Griya Beusi Firdaus ini berpenghuni sudah tiga tahun lebih, sehingga sarana umum seperti mushola atau mesjid wajib adanya untuk menjamin hak hak konsumen.
Untuk tetap menjalankan ibadah sholat taraweh, warga perum tersebut terpaksa melakukan urunan atau rereongan menyewa panggung dan tenda untuk dijadikan tempat sementara melakukan aktivitas keagamaan selama bulan puasa seperti sholat tarawih dan tadarusan.
Hal ini terpaksa dilakukan karena sampai saat ini pihak developer atau pengembang tidak ada tanda tanda untuk membangunkan sarana tempat ibadah bagi penghuni perum.
Seorang warga di Perum Griya Beusi Firdaus, menyampaikan keluhannya kepada awak media terkait kekurang pekaan pihak developer.
Laki laki yang mengaku bernama Yayan itu meminta agar pihak pengembang memperhatikan keluhan penghuni disini, yakni minta segera dibangunkan sarana tempat ibadah.
















































































































Discussion about this post