“Jadi masyarakat yang membutuhkan surat, seperti Surat Kelakuan Baik, Surat Keterangan Usaha, dan lain-lain sekarang cukup hanya menggunakan Aplikasi SIPENDIL saja, yang bisa di akses melalui android,”jelas Ratija kepada FC.
Selain itu Ratija juga menambahkan, tujuan dari pelayanan digital di Desa Sitiwinangun ini adalah dalam rangka pelayanan cepat. Jika selama ini kami memberlakukan pelayanan satu hari atau one day service, setelah launching Aplikasi SPENDIL ini kami upayakan pelayanan dalam satu menit atau one minute service.
“Warga Sitiwinangun yang ada di perantauan itu bisa mengajukan permohonan layanan melalui Aplikasi SIPENDIL ini, lalu tersambung dengan HP saya (Kuwu) jadi bisa di tanda tangan secara digital dan bisa di cetak dimanapun,” ujar Ratija.
Ratija mengatakan, harapannya dengan ada Aplikasi SPENDIL ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan, kemudian ada peningkatan yang signifikan pada promosi pariwisata, dan dapat membantu dalam mensejahterakan masyarakat.
“Kita mempunyai pariwisata budaya denga ikon gerabah, dan sudah berjalan sejak tahun 2016. Alhamdulillah sekarang sudah banyak pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri. Di minggu kemarin pun kami kedatangan tamu dari Belanda,” kata Ratija. (Indah)











































































































Discussion about this post