Kuwu Desa Kedungsana Sudianto mengatakan, kesenian gong renteng, merupakan warisan dari leluhur di desanya sejak tahun 1500 masehi. Gong renteng yang berasal dari daerahnya, disebut Gong Renteng Ki Muntili.
Gong ini menurutnya, bukan hanya sebagai karya seni, tapi juga bisa dijadikan sebagai pemersatu masyarakat.
“Karena akhirnya banyak warga yang saling kenal dan bersilaturahmi, setelah belajar gong ini,” ujar Sudianto.
Pada tahun 2012 saat dirinya baru menjabat sebagai Kuwu Kedungsana, Sudianto mulai mengajak warganya untuk berlatih gong renteng.
Ternyata antusiasme masyarakat cukup bagus. Saat ini, terdapat sekitar 50 orang yang bergabung di Sanggar Gong Renteng Ki Muntili. Mereka terdiri dari siswa SD, SMP, SMA dan Karang Taruna.














































































































Discussion about this post