Agus mengatakan, kendala untuk mewujudkan desa wisata lebih ke infrastruktur jalan. Di mana akses untuk menuju untuk ke lokasi wisata belum ada. “Untuk aksea jalan ke Curug Ciranca belum ada, sehinga ini yang menjadi kendala kami di desa,” katanya.
Ia menjelaskan, butuh proses panjang agar potensi wisata yang ada di desanya bisa terwujud. Menurutnya pihaknya tetap membutuhkan bantuan dari pemerintah daerah Kabupaten Cirebon dan pihak lain. “Alahamdulliah tahun 2023 ini, desa kami masuk dalam program TMMD dari TNI, semoga dengan adanya program ini bisa menjadi perubahan yanh cukup banyak di desa,” katanya.
Seperti kita ketahui ada tiga sektor unggulan wisata di Kabupaten Cirebon yaitu wisata ziarah di Kecamatan Gunungjati, wisata kuliner di Kecamatan Plered dan sekitarnya, serta wisata batik di Kawasan Batik Trusmi, Kecamatan Weru.
Beberapa destinasi wisata yang saat ini sedang dikenalkan pemerintah, yaitu wisata Batu Lawang, wisata alam Pantai Losari, wisata kampung seni Gegesik, wisata Jamblang dan Sitiwinangun, dan industri rotan di Tegalwangi.















































































































Discussion about this post