Namun demikian, Toto menganggap kejadian hari kemarin merupakan sebuah konsekuensi dirinya sebagai bakal calon.
Kedepan ia juga meminta kepada para relawan untuk menyikapi permasalahan dengan kepala dingin.
Dalam hal ini, Toto Sucartono mengaku turut merasakan apa yang dirasakan oleh para relawan sehingga berbuat kerusuhan pada hari kemarin.
“Itu sebenarnya bukan menyerang KPU tapi menyerang LO kita yang sedang menanyakan kenapa dibatalkan,” ujarnya.
Selain dirugikan dengan pengunduran tersebut, disampaikan Toto Sucartono, ada pula beban psikologis dan moral. Hanya saja, ia mengaku tidak ingin memperpanjang masalah.
“Kalau berbicara dirugikan kita jauh lebih dirugikan, tapi intinya kita sama-sama duduk bahwa penyelenggaraan Pilkada di Indramayu agar bisa berjalan dengan damai dan harmonis agar bisa melahirkan pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkasnya. (Agus)















































































































Discussion about this post