Disamping itu pula, kata pria asal Kecamatan Palasah ini, tiap siswa beserta warga sekolah lainnya seperti guru dan staf TU serta tamu yang datang ke sekolah wajib memakai masker. Manakala tidak mengenakan masker maka pihak sekolah tidak mengijinkan mereka masuk ke area sekolah.
” Pada intinya, di SMP Negeri 1 Ligung ini penerapan protokol kesehatannya sangat ketat. Hal ini bertujuan agar kita semua bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini belum diketemukan obat dan vaksinya,” ujar Kasek Nono.
Lebih jauh Kasek Nono mengatakan, untuk penerapan pisycal destancing atau jaga jarak, maka dalam pelaksanaan belajar tatap muka tersebut, sistem belajarnya dibagi dua shift, yakni shift pagi 50 % dan shift siang 50 %. Shift pagi dari jam 7.00 WIB sampai jam 10.00 WIB, dan shift siang dari jam 10.00 WIB sampai jam 13.00 WIB.
” Masing masing shift waktu belajarnya 3 jam, sehingga para siswa tidak berlama lama di sekolah dalam melaksanakan kegiatan belajar tatap mukanya, hal ini berdasarkan anjuran dari pihak dinas,” ucap Kasek Nono.
Sebelum melaksanakan kegiatan belajar tatap muka, kata Kasek Nono, sekolah ini sudah di sidak oleh Camat Ligung selaku Ketua Gugus Tugas Tingkat Kecamatan, dan hasil sidaknya beliau mengapresiasi langkah yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam pencegahan penyebaran Covid- 19.
Terpisah, Camat Ligung, H. Maman Komarudin selaku Ketua Gugus Tugas Tingkat Kecamatan, membenarkan bahwa penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Ligung wabil khusus di SMP Negeri 1 Ligung cukup baik. Namun pihaknya akan terus mamantau perkembangan penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Ligung, khususnya di sekolah-sekolah.
“ Karena kalau kita lihat grafik penyebaran angka positif Covid-19 cukup tinggi. Sehingga masyarakat harus rajin menerapkan protokol kesehatan, seperti selalu rajin cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan serta selalu memakai masker manakala keluar rumah. (Munadi)














































































































Discussion about this post