KOTA CIREBON (FC).- Besok Minggu (30/8), dipastikan Keraton Kasepuhan akan menggelar prosesi jumenengan atau penobatan PRA Luqman Zulkaedin menjadi Sultan Sepuh XV.
Selain itu juga diadakan tahlilan mengenang 40 hari wafatnya almarhum Sultan Sepuh XIV PRA Arif Natadiningrat.
Demikian diungkapkan keluarga Keraton Kasepuhan Pangeran Chaidir Susilaningrat, kepada FC Minggu (29/8).
Chaidir menjelaskan, jumenengan akan berlangsung secara sederhana namun khidmat, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Pihaknya sudah menyebarkan sedikit 100 undangan. Diantaranya kepala daerah sewilayah Ciayumajakuning, Kesultanan atau keraton se-nusantara. Dan Gubernur Jawa Barat juga sudah diberikan undangan.
“Sejumlah pejabat juga sudah mengkonfirmasi untuk datang. Yang lainnya menyusul,” terangnya.
Dikatakannya, karena Kota Cirebon kondisinya masih pandemi Covid-19, prosesi nantinya dihadiri undangan terbatas.
Pihak panitia sudah mengatur sedemikian rupa, baik social distancing, pengukur suhu, tempat cuci tangan dan petugas yang mengingatkan untuk pemakaian masker.
Pihaknya juga sudah melayangkan undangan kepada para kyai di pondok pesantren Buntet, Benda Kerep, Gedongan dan Kempek. Seluruh Kesultanan di Cirebon turut di undang termasuk kerabat dari Mertasinga.
“Semoga jumenengan ini berjalan dengan lancar dan kondisi tetao kondusif,” imbuhnya.
Dihubungi terpisah, Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi mengaku, pihaknya sudah menerima surat undangan dari Keraton Kasepuhan. Yakni untuk menghadiri prosesi jumenengan di Keraton Kasepuhan.
“Surat undangan sudah diterima. Tapi belum ada pendelegasian apakah saya yang akan hadir atau Ibu Wakil ataupun Pak Walikota sendiri yang akan datang,” ungkap.
Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon Ida Kurniasih menyampaikan, dari jadwal yang diterimanya, Hari Minggu sedianya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan datang ke Kota Cirebon.
“Iya Minggu Gubernur Jabar akan kesini. Sekitar jam 11.00 WIB, dengan agenda melakukan video conference dengan bupati/walikota se- Jabar, tempatnya di Balaikota. Untuk kegiatan lainnya kami belum mengetahuinya,” pungkasnya. (gus)

















































































































Discussion about this post