Menurutnya, pasar menjadi lokasi kegiatan karena aktivitas warga masih cukup padat dan himbauan pemerintah supaya jaga jarak dan menjaga kebersihan, pada kenyataannya masih sulit dilakukan.
“Aktivitas di pasar cukup padat. Kami kira penyediaan atau bagi-bagi alat cuci tangan dan sabun kali ini bisa memfasilitasi siapapun yang akan cuci tangan. Begitu pun dengan masker yang kami bagikan semoga bisa dipakai ketika berinteraksi,” tuturnya.
Selain bagi-bagi sabun botol, masker, dan vitamin C, pihaknya juga berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya jaga jarak, memakai masker, dan cuci tangan menggunakan sabun di air mengalir.
Menurutnya, dampak wabah Covid-19 yang jumlah terjangkitnya semakin bertambah ini membutuhkan kerjasama dan kesadaran bersama supaya bisa segera berakhir.
“Mari sama-sama sadar, ikuti anjuran pemerintah dan ulama supaya wabah ini sehera berakhir,” pungkas mahasiswa prodi Gizi tersebut. (Sopandi)












































































































Discussion about this post