KAB. CIREBON, (FC).- Banyaknya kantor pemerintah yang lockdown gara-gara pegawainya terpapar virus Covid-19, membuat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon melakukan penyemprotan cairan desinfektan ke ruas jalan sepanjang pusat perkantoran Sumber, Rabu (30/6) malam.
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan melalui anggotanya, Juwanda mengatakan, penyemprotan disinfektan dilakukan sebagai bentuk penanggulangan penyebaran Covid-19, khusunya di sektor kantor pemerintah yang penularannya semakin meluas.
“Jadi, sesuai dengan arahan pimpinan, khusunya di wilayah perkantoran Sumber untuk dilaksanakan penyemprotan desinfektan. Alhamdulillah, kemarin malam sudah kita laksanakan,” kata Juwanda kepada FC saat ditemui di kantor Bupati Cirebon, Kamis (1/7).
Dikatakannya, yang dilibatkan dalam proses penyemprotan desinfektan di ruas jalan sepanjang perkantoran Sumber adalah gabungan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon.
Baca Juga: Seluruh Pasar dan Kios di Pabuaran Tutup, Petugas Lakukan Penyemprotan Disinfektan
“Kita menghabiskan 10 ribu liter cairan desinfektan. Dan kegiatan yang dilakukan sementara tentatif, menunggu bila mana diperlukan, maka akan dilaksanakan sesuai arahan pimpinan,” jelasnya.
Saat ditanya apakah penyemprotan disinfektan itu menyeluruh hingga ke dalam ruang kantor, Juwanda menyatakan, penyemprotan disinfektan hanya di sepanjang jalannya saja.
“Hanya di jalan saja Mas, kalau sampai ke dalam ruang perkantorannya, silahkan masing-masing SKPD dapat mengajukan permohonan terlebih dahulu ke kami, nanti kami akan menindaklanjutinya,” kata Juwanda.
Hingga hari ini, lanjut Juwanda, perkantoran Sumber yang mengalami lockdown adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Lingkungan Hidup, Sekretariat DPRD Kabupaten Cirebon, Dinas PMD.
“Minggu lalu BKPSDM, kemudian Dinas Pertanian. Mudah-mudahan dengan penyemprotan desinfektan di perkantoran Sumber ini dapat terbebas dari sebaran Covid-19,” tukasnya. (Ghofar)












































































































Discussion about this post