KAB. CIREBON, (FC).- Pandemi Covid-19 sangat dirasakan dampaknya hampir di semua sektor. Salah satu yang paling terdampak adalah para pekerja seni dan budaya.
Untuk membantu mereka, Pemkab Cirebon melalui Dinas Kebudayaan, Parisiwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Cirebon menggelar pentas seni budaya di Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon, Kamis (1/7).
Sekretaris Satgas Covid-19 Kecamatan Babakan yang juga Kasi Trantib Kecamatan Babakan, Warman kepada FC mengungkapkan, pentas seni budaya ini dilaksanakan untuk membantu para pelaku seni budaya yang paling merasakan dampak pandemi Covid-19.
Pagelaran merupakan bentuk penghargaan kepada mereka untuk mengisi acara dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Cirebon ditingkat Kecamatan Babakan.
“Acara ini kami menggandeng Disbudparpora dengan menghadirkan para pelaku seni dan budaya yang ada di Kecamatan Babakan,” terangnya.
Dijelaskan Warman, ada beberapa pelaku seni dan budaya di wilayah kecamatan Babakan, diantaranya wayang kulit, angklung, tari topeng, degung, dan kesenian tradisional lainnya.
Baca Juga: Sanggar Seni Boleh Pentas di Tempat Hajatan
Pelaksanaan kegiatan pentas seni dan budaya di tengah masa pandemi Covid-19 ini sengaja pihaknya mempersingkat waktu pagelaran.
“Waktunya hanya berlangsung dari pagi hingga siang hari saja, hal itu untuk menghindari adanya paparan Covid-19 , mengingat Kecamatan Babakan saat ini masuk zona merah. Tapi, meski waktu pagelaran kurang maksimal namun sedikitnya telah membantu mereka untuk tampil mengekspresikan karya seni budaya mereka di hadapan publik,” jelasnya.
Lebih lanjut Warman juga mengungkapkan, kegiatan pentas seni budaya ini akan dijadikan sebagai agenda tahunan pemerintah Kecamatan Babakan bekerjasama dengan Disbudparpora.
Hanya saja karena saat ini masih dalam pandemi Covid, maka kegiatan tidak bisa digelar secara maksimal.
“Semoga di tahun mendatang kegiatan pentas seni budaya ini bisa digelar secara maksimal dan menghadirkan semua penggiat seni budaya dan digelar dengan waktu yang cukup memuaskan,” tukasnya. (Nawawi)
















































































































Discussion about this post