INDRAMAYU, (FC).- Seorang anak buah kapal (ABK) KM Cawuk, Masroni (35), yang sempat dikabarkan hilang di perairan Perikanan Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, berhasil ditemukan.
Masroni ditemukan kapal nelayan dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi mengambang di laut lepas setelah dilaporkan hilang tenggelam di Perairan Laut Jawa Indramayu saat menjaring ikan asin
Komandan Tim Rescue Pos SAR Cirebon Kantor SAR Bandung, Eddy Sukamto mengatakan, korban ditemukan dalam pencarian hari ketiga atau Kamis (23/1). Korban berhasil diangkat ke daratan sekitar pukul 13.40 WIB.
Saat itu, korban ditemukan oleh perahu nelayan setempat, KM Setia Kawan 05 yang ikut mencari korban bersama petugas sekitar 13 mil dari Pelabuhan Dadap.
” Mengambang di lautan, kondisi tubuh masih utuh, alhmdulillah,” ujarnya
Eddy Sukamto mengatakan, korban berhasil ditemukan oleh perahu nelayan setempat yang ikut mencari bersama petugas, korban kemudian berhasil di bawa ke daratan pada pukul 13.40 WIB.
“Tadi korban ditemukan oleh kapal nelayan dari pelabuhan Dadap, kapal Setia Kawan 05, sampai di pelabuhan ini pukul 13.40 WIB,” ujarnya
Eddy Sukamto mengatakan, saat ditemukan korban mengambang di tengah laut, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Adapun lokasi ditemukannya korban, yakni sekitar 13 mil dari Pelabuhan Dadap.
” Korban langsung dilarikan ke rumah duka,” ujarnya.
Sementara itu, Unit Reaksi Cepat (URC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Hari Nuryani menambahkan, korban berhasil cepat ditemukan setelah tim berkoordinasi dengan para nelayan setempat.
Tim pencari meminta kepada setiap nelayan yang melintas agar menginformasikan atau melakukan pengamanan awal bilamana menemukan korban di laut lepas.
“Kita meminta bantuan dari para nelayan yang hendak melaut jika melihat sesuatu (korban) kami meminta agar bisa di laporkan atau diamankan dahulu dengan cara diikat di kapal mereka,” ujarnya
Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka. Rencananya korban akan langsung dimakamkan di TPU Desa Dadap.
Seperti diketahui, Sebelumnya, Seorang anak buah kapal (ABK) KM Cawuk hilang di perairan Perikanan Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, pada Selasa (21/01/2020) sekitar pukul 20.20 WIB. Masroni (35) Warga Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.
Rekan sesama ABK, Darwis (30) menceritakan detik-detik korban sebelum tenggelam.Ia mengatakan, tidak mengetahui secara persis kronologi tenggelamnya korban.
Hanya saja, saat sedang menjaring ikan asin, korban memisahkan diri, korban saat itu diketahui duduk di perahu bagian belakang.
“Ada 8 orang di perahu itu, perahunya perahu kecil, kita satu keluarga semua, saya juga keluarga korban, saat itu korban duduk di belakang perahu lalu tiba-tiba tidak ada,” ujar dia
Lanjut Darwis, setelah menyadari ada salah satu ABK yang hilang, dirinya beserta ABK lainnya berusaha mencari korban dengan menyisir sekitar lokasi jatuhnya korban. Dalam penyisiran itu, Darwis melihat sebuah topi mengambang di tengah laut, topi itu milik korban,akan tetapi, di lokasi tersebut tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, Masroni diduga tenggelam di lautan.Atas kejadian itu, ia kemudian segera menepi ke daratan dan melaporkan tenggelamnya korban ke petugas. (agus)








































































































Discussion about this post