KUNINGAN, (FC).- Obyek Wisata DH Garden Desa Setianegara Kecamatan Cilimus memakan korban. Pasalnya kendaraan jenis pickup membawa 8 orang penumpang terjun bebas setelah menabrak tembok pembatas jalan sebelah kanan hingga kendaraan tersebut terjerumus ke dalam jurang sedalam 28 meter.
Akibatnya 4 orang dinyatakan meninggal dunia, 3 diantaranya meninggal ditempat, dan 1 orang meninggal di rumah sakit setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Linggarjati.
Kapolres Kuningan, AKBP. Willy Andrian melalui Kasat Lantas Polres Kuningan, AKP Sigit Suhartanto menjelaskan, bahwa peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.40 WIB, Minggu (6/10) sore.
Mobil yang dikemudikan oleh S (61), lanjut Kapolres Willy, warga Desa Setianegara Kecamatan Cilimus melaju dari area parkir Kawasan Obyek Wisata DH Garden menuju pintu keluar, setibanya di lokasi kejadian saat melintas di jalan menurun dan menikung ke kiri tiba-tiba hilang kendali dan menabrak tembok pembatas jalan sebelah kanan hingga kendaraan tersebut terjerumus ke dalam jurang sedalam 28 meter yang berada di sebelah kanan.
“Karena hilang kendali, mobil menabrak tembok pembatas jalan dan masuk ke jurang. Akibat dari kecelakaan tersebut, tiga orang meninggal dunia di lokasi dan satu orang meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit yang merupakan pengemudi mobil tersebut,” jelas Willy
Korban meninggal dunia di tempat yakni S (56), TS (52), dan SP (48) ketiganya merupakan warga Perumahan Taman Puri Mulia Desa Jatimerta Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Jenazahnya dibawa ke RSUD 45 Kuningan, untuk pengemudi, S (61) meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Linggajati.
Sedangkan empat penumpang lainnya yaitu SM (50). JN (51), NR (47) merupakan warga Desa Jatimerta Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon masih menjalani perawatan di rumah sakit sedangkan SS (31) warga Kelurahan Harjamukti Kecamatan Harjamukti Kabupaten Cirebon mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang.
Menurut Willy, terdapat tiga faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan maut tersebut.
“Hasil analisa kami karena lepas kendali, dan ada beberapa faktor, yang pertama faktor kendaraan, jalan, dan faktor manusia,” jelas Willy.
Disebutkan Willy, rencananya Korlantas Polri akan mengkaji terkait jalan yang ekstrim menuju lokasi wisata DH Garden.
“Terkait jalan yang cukup ekstrim, nanti akan dikaji lagi dari tim Korlantas Mabes Polri, apa yang perlu dikaji terkait keselamatan, terutama pengunjung dan wisatawan,” kata Willy.
Kejadian tersebut hingga saat ini dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan. (Ali)















































































































Discussion about this post