INDRAMAYU, (FC).- Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Indramayu yang positif terinfeksi virus Corona kondisinya kian membaik. Hal tersebut disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, kondisi pasien tersebut kini terus membaik dan berangsur sehat.
“Alhamdulillah sudah membaik dan sehat berkat doa seluruh masyarakat Indramayu,” ujarnya, Rabu (15/4).
Pihaknya pun sudah melakukan uji tes SWAB kedua terhadap pasien dan sampelnya sudah dikirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) pada 9 April 2020 lalu.
Untuk menyatakan pasien sembuh, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu masih menunggu hasil dari tes SWAB tersebut. “Kita sekarang sedang menunggu dari BTKLPPnya, harusnya cuma 2-3 hari,” ujar dia.
Belum keluarnya hasil tes SWAB hingga sekarang diketahui karena menumpuknya tes SWAB yang mesti diuji di BTKLPP. Sebelumnya, Pasien pertama Positif Covid-19 seorang laki-laki umur 23 tahun dari Kecamatan Sukra dan pulang dari Batam tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Indramayu
Deden menambahkan, pasien pernah masuk ke RSUD Pantura MA Sentot Patrol pada tanggal 27 Maret 2020 dengan keluhan sesak nafas, demam, nyeri, dan terpasang O2. Kemudian pada tanggal 3-7 April mengalami keluhan umum sedang, batuk, demam, pusing, dan cek rapid test negatif.
Sedangkan hasil tes SWAB yang didapatkan pada hari Rabu (08/4) pukul 08.35 WIB dari Labkesda Provinsi pasien dinyatakan terkonfirmasi positif (+). “Dia datang bersama dengan 5 orang temannya. 1 orang sudah di rapid test negatif, dan 4 orang lagi akan di rapid test besok,” kata Deden. (Agus)
















































































































Discussion about this post