MAJALENGKA, (FC).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka meminta masyarakat agar tetap disiplin dan mematuhi setiap imbauan yang telah dikeluarkan pemerintah terkait Virus Corona (Covid-19). Pasalnya, wabah virus mengerikan itu, hingga kini belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir dari kehidupan manusia.
“Jangan pernah bosan melakukan apa yang telah diimbau oleh pemerintah di tengah wabah yang melanda negeri kita demi kebaikan kita bersama,” ucap Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, H. Edy Anas Djunaedi kepada wartawan FC saat diminta tanggapanya melalui sambungan telepon, Selasa, (14/4).
Dikatakan dia, imbauan yang dimaksudkanya itu, yakni masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan, seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, disiplin physical distancing, tetap berada di rumah, termasuk menjaga jarak minimal 1 meter, serta menghindari setiap kerumuman.
Sehingga, sambung dia, prilaku ini sangat penting dilakukan, karena Covid-19 ini cepat menyebar dan bisa menular ke siapa saja, tanpa memandang status sosial.
“Virus ini bisa menyerang siapa saja tanpa terkecuali. Jika kita tidak mencegah, bukan tidak mungkin kita bisa terpapar oleh virus mematikan tersebut,” ujar politikus PDIP ini,
Masih dikatakan dia, kesadaran warga dalam menggunakan masker sebagai salah satu Alat Pelindung Diri (APD) dari penyebaran penularan wabah Covid-19, menurutnya masih rendah.
Padahal, lanjut dia, pemerintah sudah mewajibkan seluruh warga agar mengenakan masker, apalagi ketika keluar rumah. Hal itu tentunya demi mencegah penularan Covid-19, mengingat Covid-19 ini sebagai bencana nasional di Tanah Air ini.
“Kami dari legislatif mendukung eksekutif mengalokasikan anggaran untuk penanggulangan Covid-19, dan itu telah kita setujui untuk tahap I dengan menggelontorkan anggaran kurang lebih Rp23 Miliar,” tuturnya.
Jika alokasi anggaran masker tak mencukupi dari APBD Majalengka, ia menyarankan agar warga bisa memakai masker kain yang dibuat sendiri, karena selain jumlah penduduknya cukup banyak, barangnyapun langka di pasaran, serta masker tersebut juga hanya satu kali pemakaian.
“Penggunaan masker saat ini, salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mari kita bersama-sama lawan dan perangi virus berbahaya ini, dengan mematuhi protokol kesehatan yang disuarakan pemerintah. Tentunya dimulai dari kita sendiri, dan setiap keluarga di rumah,” ajaknya. (Munadi)














































































































Discussion about this post