INDRAMAYU, (FC). – Sudah terhitung empat hari setelah kejadian, kakek Kamsiah (72) warga Desa Beduyut Blok Laban RT/ RW 01/01 Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu masih saja belum ditemukan. Petugas pun masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban.
Kakek Kamsiah dilaporkan tengelam bersama kendaraan motornya pada Kamis (2/4) sekitar pukul 09.00 WIB, saat hendak menyebrang mengunakan perahu tepatnya di Desa Bangodua Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu
Kepala Koordinator Basarnas Pos Cirebon, Imam Rosyadi mengatakan, meski sudah berusaha mencari dari Bendung Bangkir di Kecamatan Lohbener hingga ke muara di Bendung Waledan, namun tanda-tanda korban belum juga ditemukan.
“Sampai sekarang belum ketemu,” ujarnya.
Dalam hal ini, pihaknya akan terus mencari keberadaan korban mengingat SOP pencarian terhadap korban akan terus dilakukan selama 7 hari lamanya. Adapun untuk pencarian Kakek Kamsiah pada hari ini, Senin (6/4) sudah diberhentikan, dan akan kembali dilanjutkan esok hari, Selasa (7/4).
“Besok juga sama pencarian dari Bangkir ke Waledan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kabupaten Indramayu, Sat Polair Polres Indramayu, Tagana Kabupaten Indramayu serta masyarakat terus melakukan pencarian sekitar sungai dengan menyisir tepi-tepi sungai dengan menerjunkan 1 (satu) unit Rubber Boat / LCR Satpolair Polres Indramayu dan 1 (satu) unit Rubber Boat / LCR Basarnas Cirebon. (Agus)














































































































Discussion about this post