KUNINGAN, (FC).- Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kuningan bekerjasama dengan Kementerian KUKM menggelar Workshop pendampingan On Boarding KUMKM pada platfrom digital, di PLUT Kuningan.
Kadiskopdagperin Kuningan U. Kusmana menyampaikan, kerjasama yang dilakukan dengan Kementerian KUKM ini menggelar pelatihan terkait digital marketing khusus pelaku UMKM non makanan di Kuningan, dan juga melibatkan mahasiswa dari Universitas Kuningan.
“Dalam pelatihan ini mereka diedukasi terkiat digital marketing, ini upaya kita ditengah UMKM kuningan yang memiliki potensi luar biasa, maka kita wajib menfasilitasi walaupun dengan keterbatasan anggaran, insyallah kita bisa berbuat dengan kolaborasi sehingga pelatihan ini terus berjalan,” ungkap Uu.
Selain itu, menurut UU, upaya yang dilakukan Diskopdagerin ini juga untuk mengingkatkan SDM pelaku UMKM, kualitas produksi, dikuatkan digital marketing, hingga managemen keuangan.
“Kita Insya Allah bisa dengan sinergitas dan kolaborasi, dan konsep hexahelix kita terus begerak,” kata Uu.
Dengan keterbatasan anggaran, Uu berharap tidak pesimis, namun membangun optimis agar terus bisa berbuat banyak agar program terus berjalan.
“Market digital kuningan siap atau tidak siap, harus terus menfasilitasi, karena dinamisasi regulasi dan teknologi IT terus bergulir. Dan kita lihat pelaku UMKM di kita sudah siap, dan terbukti banyak produk UMKM kita yang ekspor,” kata Uu.
Sementara Kabid Peningkatan Peran Dunia Usaha di Asdep Pengembngan Ekonomi Bisnis Kementerian KUKM, Elvira Rosa Hadiningtias mengatakan, kegiatan ini adalah kolaborasi pihaknya dengan Diskopdagperin serta Bhineka, yang mana mendorong 30 juta UMKM On Boarding di 2024,
“Kita melakukan workshop dan pendampingan sehingga UMKM bisa masuk market place Bhineka, sehingga produknya bisa di beli oleh Pemda, sehingga terjadi perutaran ekonomi,” ungkap Elvira
E Commerse Bhineka sendiri, menurut Elvira sudah berjalan sejak tahun 90-an, bhineka sendiri arahnya lebih menfasilitasi seragam, alat tulis kantor, dan produk elektronik lainnya, sesuai kebutuhan pemerintah. (Ali)
















































































































Discussion about this post