KOTA CIREBON, (FC).- Salah satu cara melestarikan alam dan menjaga ekosistem laut di Area Pesisir, Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon, Pelindo Regional 2 Cirebon bersama Forkominda Kota Cirebon menanam 1.000 pohon mangrove.
Menurut GM Pelindo Regional 2 Cirebon, Tengku Mursalin Rahim, penanaman pohon 10.000 pohon mangrove merupakan aksi nyata Pelindo Regional 2 Cirebon dalam menjaga ekosistem di sekitar pelabuhan Cirebon.
“Ini merupakan bentuk aksi nyata dari Pelindo Regional 2 Cirebon terhadap di lingkungan sekitar khususnya Pelabuhan Cirebon. Kami selaku Pengelola Pelabuhan akan menjaga kelestarian alam di sekitar pelabuhan,” ujar Tengku Mursalin usai acara memperingati Hari Mangrove se-Dunia, Selasa (26/7).
Dijelaskan Tengku Mursalin, mangrove merupakan habitat penting untuk ekosistem laut dan keanekaragaman hayati di dalamnya. Keberadaan mangrove juga tidak bisa dilepaskan dari mekanisme pertahanan alami dari abrasi atau gelombang tinggi.
“Dengan penanaman mangrove ini, diharapkan dapat menjaga ekosistem laut yang juga berdampak imbas baik pada lingkungan Pelabuhan Cirebon,” jelasnya.
Ditambahkannya, kegiatan yang dikemas dengan tajuk unik yaitu ‘Mamo My Darling 2– Mari Move On Masyarakat Sadar Lingkungan’, merupakan kegiatan lanjutan yang dilaksanakan bersama PPN Kejawanan Cirebon, Forum Lingkungan Hidup dan Budaya Nuswantara Cirebon, Laskar Agung Macan Ali Cirebon, GM FKPPI Kota Cirebon, TNI Al, TNI AD dan masyarakat pecinta lingkungan melakukan penanaman Mangrove.
“Penanaman Mangrove kali ini bukan kegiatan peduli lingkungan satu-satunya bagi Pelindo Regional 2 Cirebon. Sebelumnya pada tanggal 12 Juni 2022 juga telah dilakukan aksi penanaman mangrove di Pantai Kesunean, Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon,” ungkapnya.
Sebagai salah satu BUMN yang bergerak untuk kepentingan Negara dan masyarakat, ungkap Tengku Mursalin, Pelindo telah berperan dan berkontribusi aktif dalam berbagai upaya pemulihan lingkungan melalui berbagai program.
“Program tersebut di antaranya, Penanaman pohon, pembangunan Ruang Terbuka Hijau, pembersihan dan pendalaman sungai dan kegiatan lainnya,” pungkasnya. (Bagja)
















































































































Discussion about this post