MAJALENGKA, (FC).- Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Keluarga Berencana (DP3AKB) Majalengka, Abidin mengatakan, pihaknya menyelenggarakan kongres anak ke-2 dengan melibatkan LPAI Majalengka, Forum Anak Remaja juga dihadiri oleh anggota DPRD.
Kongres ini bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli mendatang. Untuk itu, dibutuhkan gagasan kreatif dan inovatif untuk memperjuangkan hak-hak anak dan partipasi anak.
“Kabupaten Layak Anak (KLA) terwujud karena adanya sinergitas antar berbagai pihak,” ungkapnya, Minggu, (17/7).
Agenda Forum Kongres Anak Majalengka yang ke-2 ini diisi berbagai topik diskusi tentang anak.
Diskusi sesi pertama tentang pencegahan dan penanganan perokok anak dengan narasumber hadir secara virtual, yakni, Sekretaris Jenderal Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Titik Suharyati, Manajer Program Tobacco Control Kadek Doi dan Sri Judaningsih Wakil Ketua LPA Jawa Barat.
Diskusi kedua membahas tentang penanganan anak jalanan dan penghapusan pekerja anak di Majalengka dengan narasumber M Fajar Shidiq Anggota Komisi II DPRD Majalengka dan Wawan Pembina Forum Anak Majalengka.
Ketua LPAI Majalengka, Aris Prayuda mengatakan, kongres anak kedua ini, merupakan agenda yang urgen untuk membahas dan memetakan persoalan dan permasalahan yang terjadi, yang menimpa anak-anak di Kabupaten Majalengka.
“Di sini kita saling bertukar pikiran, merumuskan solusi dari setiap permasalahan anak yang muncul di lapangan,” ungkapnya.
Aris menjelaskan, ada lima kluster pembahasan Forum Kongres Anak ini, namun ada dua point besar untuk dikawal, yakni permohonan pada Pemkab Majalengka, untuk menerbitkan Perda Kawasan Tanpa Rokok dan Mendorong Pemkab Majalengka untuk senantiasa memberikan fasilitasi pendampingan dan pelatihan pemberdayaan bagi anak remaja usia SLTA.
“Sehingga, setelah usia remaja di atas 18 tahun, mereka telah siap kerja dan bereksistensi dengan kemampuan yang telah dilatih dan dibina oleh Pemkab Majalengka,” pungkasnya. (Munadi)















































































































Discussion about this post