KOTA CIREBON, (FC).- Pertambahan penduduk di Indonesia semakin terasa. Apalagi yang tinggal diperkotaan, yang penuh sesak dengan rumah dan penduduknya.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah merilis Data Kependudukan Semester II Tahun 2021.
Dari data tersebut, total penduduk Indonesia pada tahun 2021 mencapai 273.879.750 jiwa. Dari jumlah tersebut jelas ada kenaikan sebanyak 2.529.861 jiwa dari tahun sebelumnya.
Pada tahun 2021, dari 273.879.750 jiwa penduduk Indonesia, ada sebanyak 138.303.472 jiwa berjenis kelamin laki-laki atau 50,5 persen.
Sedangkan berjenis kelamin perempuan sebanyak 135.576.278 jiwa atau 49,5 persen.
Kota Cirebon dengan luas geografis yang hanya sekitar 39 kilometer persegi, tampaknya harus mengantisipasi dini terhadap potensi ledakan penduduk. Hal ini bisa dipicu oleh peningkatan jumlah pendudukan yang tinggi.
Plt Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kota Cirebon, Muhammad Izzuddin kepada FC Selasa (8/3) menyampaikan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Nomor 470 Tahun 2022 mencatat jumlah penduduk Kota Cirebon mencapai 343.667 jiwa.
“Dari total tersebut, jumlah penduduk laki-laki berjumlah 172.356 jiwa dan perempuan sebanyak 171.311 jiwa. Sejak tahun 2016 sampai tahun 2021 memang sudah lebih banyak jumlah penduduk laki-lakinya dibandingkan dengan jumlah penduduk perempuan di Kota Cirebon.
Hal lain yang perlu diketahui, lanjut Izzuddin, kepadatan jumlah penduduk di Kota Cirebon ada di Kecamatan Pekalipan sedangkan penduduk paling banyak ada di Kecamatan Harjamukti.
“Kepadatan penduduk ini maksudnya jumlah penduduk dibagi dengan luas wilayah. Kalau Kecamatan Harjamukti itu jumlah penduduk terbanyak dengan wilayah yang luas juga. Sedangkan Kecamatan Peklipan luas wilayahnya sempit dengan penduduk yang banyak,” jelasnya.
Izzuddin merinci, jumlah penduduknya mencapai 124.043 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk di Kecamatan Pekalipan mencapai 31.323 jiwa.
Kemudian di Kecamatan Kejaksan sebanyak 49.843 jiwa, Kecamatan Lemahwungkuk sebanyak 59.861 jiwa, dan Kecamatan Kesambi sebanyak 78.597 jiwa.
“Dari data tersebut jumlah penduduk terbanyak ada di Kecamatan Harjamukti dan jumlah penduduk terpadat ada di Kecamatan Pekalipan,” ucapnya mengakhiri. (Agus)















































































































Discussion about this post