KUNINGAN, (FC).- Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri melakukan monitoring vaksinasi di Pondok Pesantren Salsabila MAN 2 Kuningan sekaligus penyerahan bansos secara simbolis berupa masker.
Kunjungan Kapolda tersebut, dihadiri Bupati Kuningan, Acep Purnama, Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, para PJU Polda dan Polres Kuningan.
“Terima kasih atas kerjasama dan kolaborsi Polda Jabar, PWNU Jawa Barat dan PCNU Kabupaten Kuningan, Allhamdulillah hari ini dalam rangka akselerasi vaksinasi Covid-19 santri dan santriwati serta masyarakat umum di Kecamatan Ciawigebang untuk pelasanaan vaksinasi,” ungkap Bupati Acep, Senin (23/8).
Sementara, Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri menyampaikan, bahwa hari ini merupakan bukti komitmen pihaknya mendukung program vaksinasi.
TNI dan Polri sendiri, sudah hampir 114 pondok pesantren maupun ormas Islam yang sudah didatangi.
“Ini semua semata-mata agar kekebalan kelompok atau herd immunity dapat mencapai angka 70% dari jumlah penduduk Jabar, dan menurut catatan dari Dinas Kesehatan di Jawa Barat ini baru mencapai 12 juta orang,” ujar Kapolda.
Menurut Kapolda, untuk saat ini ketersediaan vaksin memang belum merata, tetapi awal September sampai Desember pasokan vaksin akan cukup untuk seluruh masayarakat Jabar.
“Kami mohon untuk vaksinasi ini infrastrukturnya harus siap dan di Kuningan sendiri sudah siap, karena kalau semuanya sudah divaksin, kegiatan-kegiatan yang lainnya seperti sekolah tatap muka dan dibukanya tempat fasilitas umum, itu juga akan mengurangi penyebaran Covid-19,” ungkap Kapolda.
Kapolda menyebutkan, bahwa program vaksinasi ini menjadi penting karena, untuk memutus penyebaran Covid-19 dengan kuncinya yaitu terkait dengan penerapan protokol kesehatan 3T dan program vaksinasi.
Sementara, Kepala Yayasan Pondok Pesantren Salsabila MAN 2 Kuningan, H Iman Nuryaman menyampaikan, jumlah peserta vaksinasi santri yang dilaksanakan ada dua lokasi, yang pertama di Pondok Pesantren Salsabila MAN 2 Kuningan yang berjumlah kurang lebih 2.090 dan yang kedua bertempat di SMAN 1 Ciawigebang berjumlah kurang lebih 1.200.
“Para santri dan santriwati berasal tidak hanya dari sini, tetapi kami juga mengundang dan menghadirkan secara terjadwal sampai sore bersama pondok pesantren lainnya. Sehingga diperkirakan jumlah semuanya sekitar 3.230,” ujarnya.
Iman juga menyampaikan terima kasih serta penghargaan kepada pemerintah daerah dan Polda Jabar yang sudah memperhatikan untuk vaksin, karena vaksin ini sebagai salah satu persyaratan ke depan untuk bisa melaksanakan pemberlajaran tatap muka.
Usai kegiatan ini, Bupati bersama seluruh Jajaran Kapolda Jabar melanjutkan peninjauan ke Posko PPKM Mikro Covid-19 Desa Ciawigebang, kecamatan Ciawigebang dan monitoring vaksinasi di Desa Ciputat. (Ali)
















































































































Discussion about this post