KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kesehatan akan melakukan percepatan penanggulangan Covid-19.
Salah satunya dengan memfungsikan aula-aula rumah sakit untuk tempat isolasi mandiri juga perekrutan tenaga relawan, baik relawan medis maupun non medis.
“Kita akan secepatnya membuka lowongan atau rekrutmen relawan,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dr H Edi Susanto saat ditemui di kantornya, Kamis (1/7).
Edi menjelaskan, untuk tahapan rekrutmen relawan medis dan non medis, saat ini pihaknya sedang menyiapkan dan menyusun aturan yang akan dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup).
Baca Juga: Puluhan Nakes Terpapar, RSUD Arjawinangun Kewalahan Tangani Pasien
Dia berharap aturan tersebut segera selesai dan segera ditandatangani dan disetujui oleh Bupati. Sehingga, pihaknya bisa melakukan percepatan untuk melakukan persiapan-persiapan SDM dan sarana prasarana.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengatasi lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah RS Rujukan, banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19, dan juga ketersediaan tempat tidur di rumah sakit-rumah sakit di Kabupaten Cirebon yang sudah mulai menipis.
“Yang kita butuhkan untuk RSUD Waled sebanyak 139 relawan dan RSUD Arjawinangun kita butuhkan 100 relawan. Dan jika di kedua rumah sakit daerah tersebut penuh, maka sarana olahraga (SOR) Watubelah yang dijadikan Planing B akan digunakan, dan pastinya juga akan membutuhkan relawan atau tenaga kesehatan. Akan tetapi tetap kita maksimalkan pelayanan di rumah sakit terlebih dahulu,” jelas Edi.
Ia menambahkan, untuk rekrutmen tenaga relawan akan diperluas melalui website Dinkes Kabupaten Cirebon, dan sosialisasi di media-media. (Ghofar)












































































































Discussion about this post