INDRAMAYU, (FC).- Bangkai KM Barokah Jaya ditemukan di perairan Laut Karimunjawa. Bangkai Kapal motor ini tenggelam setelah terlibat insiden tabrakan dengan MV Habco Pioneer beberapa waktu lalu.
Saat ditemukan, bangkai KM Barokah Jaya oleh nelayan dalam keadaan terbalik pada jarak tiga mil sebelah selatan Karang Kapal perairan kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Namun setelah dilakukan penyelaman oleh nelayan, tidak ditemukan satu pun anak buah kapal (ABK).
Hanya saja, nelayan setempat menemukan dokumen yang menunjukan bahwa kapal berbobot mati 29 gross ton (GT) itu adalah KM Barokah Jaya yang hilang usai bertabrakan.
Informasi yang diperoleh FC, Senin (19/4) menyebutkan, KM Barokah Jaya pertama kali ditemukan oleh Majid, nelayan setempat yang sedang mencari ikan di sekitar perairan Karimunjawa.
Dia menemukan posisi badan kapal dalam keadaan terbalik.
Tak lama berselang, datang nelayan lain bernama Naidi yang sedang mencari ikan tidak jauh dari lokasi ditemukannya bangkai KM Barolah Jaya.
Majid dan Naidi lalu memeriksa area sekitar KM Barokah yang terbalik untuk memastikan ada tidaknya ABK.
Setelah dilakukan penyelaman, keduanya tidak menemukan ABK dan hanya mendapati dokumen KM Barokah Jaya.
Keduanya lalu berinisiatif menarik bangkai kapal KM Barokah Jaya menuju pulau terdekat yakni Karang Kapal.
“Saat ini bangkai kapal KM Barokah Jaya sudah diamankan di pesisir sebelah barat Pulau Karimunjawa,” ungkap Komandan KP IX 2008, Bripka Jemiyo kepada wartawan.
Sementara isi dokumen yang ditemukan di dalam bangkai KM Barokah Jaya antara lain nama kapal yakni KM Barokah Jaya, jenis kapal yakni kapal penangkap ikan GT 29.
Tanda selar GT.29 No.820/Da Kapal berangkat dari Wilker PSDKP Eretan, Indramayu. Tujuannya melaut dengan jumlah ABK 31 Orang.
Pemilik kapal bernama Tohir dengan alamat Blok Condong RT. 002/RW. 003, Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu.
Seperti diberitakan, KM Barokah Jaya dinyatakan hilang dalam sebuah insiden tabrakan di 60 mil Laut Utara Kabupaten Indramayu Sabtu (3/4) lalu.
KM Barokah Jaya bertabrakan dengan kapal pengangkut batu bara rute Balikpapan-Merak, MV Habco Pioneer.
Dalam peristiwa itu sebanyak 15 ABK berhasil selamat dan 4 ABK ditemukan meninggal dunia.
Sementara 13 ABK lainnya, sampai batas akhir masa pencarian oleh tim SAR gabungan pekan lalu belum ditemukan. Seluruh korban merupakan ABK KM Barokah Jaya yang dinahkodai Tohir.
Nahkoda sekaligus pemilik KM Barokan Jaya, Tohir, termasuk dalam daftar yang hilang dan belum ditemukan akibat insiden tabrakan. (Agus)















































































































Discussion about this post