KAB. CIREBON, (FC).- Saung Kopi Gowes atau yang disingkat Sakowes kini telah hadir di Desa Sarwadadi Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.
Sakowes adalah Coffeeshop & Resto yang memiliki tema unik, dihadirkan untuk menjawab kebutuhan para goweser, pecinta olahraga bersepeda.
Selain menjadi tempat tujuan makan, minum dan ngopi, Sakowes juga menjadi tempat nongkrong yang asik.
Untuk makanannya, Sakowes menghadirkan aneka menu makanan khas yang nikmat dan mengakomodir semua golongan, baik orang tua maupun anak muda.
Lalu untuk minumannya, disini menyajikan berbagai minuman berbahan dasar kopi, teh, dan susu dengan rasa yang istimewa.
Sakowes yang telah menggelar Grand Openingnya pada Sabtu (10/4) itu juga menjadi destinasi wisata agri culture berbasis pesawahan dan kebun yang sekarang sedang ngetren di Cirebon.
Sakowes yang memiliki lahan seluas 2000 meter persegi ini berada pada dataran cukup tinggi, menyajikan pemandangan hamparan sawah menghijau, dengan landscape dan view Gunung Ciremai yang indah. Desa Sarwadadi sendiri memiliki suhu yang cukup sejuk
Sakowes menyediakan beberapa spot yang cantik dan instagramable untuk selfi, juga menyediakan beberapa photo both dengan properti yang nyentrik dan unik.
Kedepannya, di sekitar Sakowes rencananya akan dibangun wisata sungai dan wisata sawah bekerjasama dengan Pemerintah Desa Sarwadadi.

Dalam pengembangannya nanti, pengunjung bisa makan dan minum dengan suasana sawah dan kebun yang asri dan sejuk.
Konsep tagline yang diusung, yaitu “Makan, Ngeteh dan Ngopi di Sawah”.
Dalam kesempatan acara Grand Opening itu, owner Sakowes, Moh. Ramdani banyak menjelaskan latar belakang dihadirkannya Saung Kopi Gowes ini.
“Sakowes kami dirikan atas dasar kebutuhan daripada olahragawan, khususnya goweser. Mereka butuh tempat beristirahat, melepas lelah setelah tanjakan dan perjalanan jauh,” kata Ramdani saat menggelar press conference Grand Opening Sakowes, Sabtu (10/4).
Tanjakan dimaksud adalah Tanjakan Sarwadadi yang berada tidak jauh dari Sakowes. Tanjakan Sarwadadi sendiri, kata Ramdani, menjadi favoritnya para goweser.
“Goweser ini rata-rata datang dari jauh-jauh, dan kebetulan jalur ini adalah jalur favoritnya buat para goweser. Termasuk goweser dari Brebes dan Pekalongan juga banyak yang mengenal tanjakan Sarwadadi mereka sebutnya,” jelasnya, saat menceritakan latar belakang dibangunnya Sakowes ini.
Sakowes memiliki bangunan perpaduan rumah joglo dan limasan dengan dinding batu bata.
Memasuki Sakowes, pengunjung akan disuguhkan desain interior yang unik dan antik.
Mulai dari furniture hingga ornamen yang menghiasai dinding dan setiap sudut ruangan, dibuat dengan memanfaatkan sepeda-sepeda tua
“Temanya memang kita sesuaikan dengan para goweser dengan tema-tema sepeda. Kita jadikan sebagai furniture, wastafel, serta pajangan-pajangan ornamen yang ada di dinding-dinding,” ujar Ramdani. (Andriyana)


















































































































Discussion about this post