KOTA CIREBON, (FC).– Bank Indonesia (BI) menggelar pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bertempat di Gedung Pesanggrahan Goa Sunyaragi Kota Cirebon.
Dalam kegiatan tersebut, tak lupa BI memperkenalkan Quick Response (QR) Code Indonesian Standard (QRIS) biasa dibaca KRIS.
Kepala BI Cirebon Bakti Artanta, mengatakan, dalam pandemi saat ini, banyak masyarakat melakukan transaksi secara QR Code.
“QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama BI, untuk mencegah penuluran virus berbahaya satu ini,” ucapnya kepada FC, Rabu (3/3).
Ditambahkannya, selain mencegah Covid-19, proses transaksi lebih mudah ketimbang membayar secara langsung menggunakan uang cash.
“QR Code ini terjaga keamanannya, serta bisa digunakan kapanpun dan dimanapun,”ujarnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon, Dra. Hj Eti Ernawati dalam sambutannya, mendorong segala jenis pembelanjaan menggunakan secara QR melalui QRIS.
“QRIS menjadi unggulan UMKM untuk saat ini, dimasa pandemi seperti saat ini, QRIS menjadi pilihan tepat bagi UMKM,” ujarnya.
Bukan hanya menjadi lebih mudah, QRIS pun dinilai bisa mencegah kontak langsung dari pembeli ataupun sebaliknya.
“Dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon sangat mendukung terobosan yang dilakukan BI, bukan tidak mungkin semua pembayaran bisa menggunakan QR Code melalui QRIS ini,” tutupnya. (Ridwan/job/FC)















































































































Discussion about this post